MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan persiapan menyambut delegasi dari 31 negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dalam ajang Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Diplomatic Tour Makassar 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Juni mendatang.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan pentingnya sinergi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memastikan kesiapan Makassar sebagai tuan rumah kegiatan berskala internasional tersebut.
“Kita harus memberikan gambaran kepada para delegasi, apa yang bisa dilihat dan dilakukan di Makassar, termasuk peluang investasi dan kerja sama pariwisata,” ujarnya saat memimpin rapat persiapan di Makassar, Selasa (17/3).
Munafri menyebutkan kehadiran delegasi dari puluhan negara OKI menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan potensi daerah, tidak hanya dari sisi pariwisata, tetapi juga investasi dan pengembangan ekonomi lokal.
Ia menekankan bahwa konsep penyambutan tidak boleh sekadar seremonial, melainkan harus mampu menampilkan kekuatan dan keunikan Kota Makassar di mata dunia.
Untuk itu, seluruh OPD diminta bergerak cepat menyiapkan program sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing, mulai dari sektor investasi, UMKM, hingga pariwisata dan kuliner.
Selain itu, perhatian juga diarahkan pada kesiapan teknis, seperti akomodasi penginapan, pelayanan delegasi, penyusunan agenda kegiatan, hingga pengaturan lalu lintas dan pengamanan selama kegiatan berlangsung.
“Kita harus pastikan semua in line dengan tugas dan fungsi masing-masing, sehingga saat pelaksanaan nanti Makassar benar-benar siap,” katanya.
Sebagai langkah percepatan koordinasi, Munafri menunjuk Asisten III Sekretariat Daerah Kota Makassar Firman Pagarra untuk memimpin koordinasi lintas perangkat daerah.
Firman Pagarra menyampaikan saat ini Pemkot Makassar tengah menyusun berbagai konsep kegiatan yang akan diusulkan kepada Kementerian Luar Negeri.
Beberapa agenda yang dirancang antara lain forum investasi, kunjungan ke pelaku UMKM, eksplorasi kuliner khas daerah, serta wisata kota.
“Yang penting saat ini kita siapkan dulu semua bahan dan konsepnya. Nanti akan kita sounding ke Kemenlu untuk ditentukan mana yang bisa dilaksanakan,” ujarnya.
Seluruh konsep tersebut nantinya akan disesuaikan dengan arahan dari Kementerian Luar Negeri yang dijadwalkan melakukan kunjungan ke Makassar pada 30 Maret 2026.
Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) sendiri merupakan agenda tahunan yang digelar di berbagai daerah di Indonesia, dan pada tahun ini Makassar dipercaya menjadi tuan rumah dengan pelaksanaan direncanakan pada akhir Mei atau awal Juni 2026. (ant/KS)




