GOWA, KORANSULSEL – Sebanyak 47.184 warga di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menerima bantuan pangan berupa beras dari pemerintah pusat untuk alokasi dua bulan, yakni Juni dan Juli 2025. Setiap penerima mendapatkan total 20 kilogram beras atau 10 kilogram per bulan.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menyampaikan apresiasinya atas penyaluran Bantuan Pangan Nasional (Bapanas) yang diinisiasi oleh pemerintah pusat. Ia menilai bantuan ini sebagai bentuk nyata perhatian negara terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam memastikan tidak ada warga yang mengalami kekurangan pangan.
“Ini adalah wujud kepedulian pemerintah pusat agar masyarakat kita terhindar dari kelaparan dan benar-benar merasakan manfaat langsung dari program pemerintah,” ujarnya dalam kegiatan pelepasan distribusi bantuan di Gowa, Jumat (25/7).
Sitti Husniah menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan. Ia mengingatkan agar bantuan tidak hanya dibagikan secara formalitas, tetapi harus melalui proses pendataan yang akurat agar tepat menyentuh mereka yang benar-benar membutuhkan.
“Kita harus pastikan bantuan ini sampai ke tangan yang tepat. Bukan hanya sekadar dibagikan, tapi juga dikawal dan diawasi agar tidak meleset dari tujuan awal,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Pemimpin Cabang Perum Bulog Makassar, Arfendi Iskandar, menjelaskan bahwa distribusi bantuan di Gowa mencakup total 47.184 Penerima Bantuan Pangan (PBP) untuk dua bulan sekaligus. Ia menargetkan seluruh bantuan tersalurkan sebelum 31 Juli 2025.
“Penyaluran hari ini mencakup dua bulan, Juni dan Juli, sehingga setiap penerima akan menerima 20 kilogram beras,” jelas Arfendi.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional serta mengurangi beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi. Pemerintah daerah dan Bulog bekerja sama untuk memastikan distribusi berjalan tertib dan sesuai jadwal. (ant/KS)




