Bandara Hasanuddin Tuntaskan Operasional Haji 2026, Layani 16.728 Jamaah dari 8 Provinsi KTI

MAKASSAR – Bandara Internasional Sultan Hasanuddin resmi menuntaskan seluruh operasional pelayanan haji musim 1447 Hijriah/2026 M. Kloter terakhir Debarkasi Makassar yang membawa 393 jamaah dari Madinah mendarat dengan selamat, menandai berakhirnya pelayanan haji untuk delapan provinsi di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha, mengatakan kloter terakhir tiba pada 1 Juli 2026 menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 1443 dengan membawa jamaah asal Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku Utara.

“Debarkasi Makassar yang melayani delapan provinsi di KTI menerima kloter terakhir menjelang petang kemarin. Semua dalam kondisi sehat kembali ke Tanah Air,” ujarnya.

Ruly mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian operasional embarkasi dan debarkasi haji tahun ini.

“Alhamdulillah, sebanyak 393 jamaah haji kloter terakhir telah tiba di Tanah Air. Pelaksanaan Debarkasi Haji Tahun 1447 H/2026 M di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin berjalan aman, lancar, dan terkendali,” katanya.

Selama penyelenggaraan haji yang berlangsung sejak 22 April hingga 1 Juli 2026, Bandara Sultan Hasanuddin melayani 43 kelompok terbang (kloter).

Sebanyak 16.728 jamaah diberangkatkan melalui Embarkasi Makassar, sementara 16.685 jamaah kembali melalui Debarkasi Makassar.

Menurut Ruly, keberhasilan penyelenggaraan operasional haji merupakan hasil sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Kementerian Haji dan Umrah, Garuda Indonesia, AirNav Indonesia, Kantor Otoritas Bandar Udara, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan, TNI/Polri, petugas ground handling, hingga seluruh unsur pendukung lainnya.

Ia menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut sehingga pelayanan kepada jamaah dapat berlangsung aman, tertib, dan optimal.

Salah seorang jamaah asal Sulawesi Selatan, Hj Hartati, mengaku bersyukur dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat serta merasakan pelayanan yang baik sejak tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

READ  Pj Gubernur Sulsel Gagas SMK Unggulan Terbuka Pertama di Indonesia

Setelah mendarat, seluruh jamaah langsung diberangkatkan menuju Asrama Haji menggunakan bus Damri untuk menjalani proses pemeriksaan sebelum melanjutkan perjalanan ke daerah masing-masing.

Ruly menegaskan berakhirnya operasional Debarkasi Haji 2026 menjadi bukti komitmen Bandara Sultan Hasanuddin dalam menghadirkan layanan kebandarudaraan yang aman, nyaman, dan berorientasi pada pelayanan prima.

Ke depan, pihaknya akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna meningkatkan kualitas pelayanan penyelenggaraan haji pada musim berikutnya. (MK)

Editor: Agus S.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER