MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan persiapan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Diplomatic Tour Makassar 2026 sebagai ajang strategis memperkuat posisi kota di kancah internasional.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi etalase wajah Makassar di hadapan para delegasi dari berbagai negara.
“Kegiatan ini akan menjadi cerminan wajah Kota Makassar kepada para duta besar negara-negara yang akan datang,” ujarnya di Makassar, Selasa.
Ia menekankan pentingnya menghadirkan pengalaman berkesan bagi para delegasi, terutama dari sisi pelayanan dan keramahan (hospitality), sehingga mereka membawa cerita positif setelah kembali ke negaranya.
Munafri juga meminta agar penyusunan agenda dibuat fleksibel agar tamu dapat menikmati seluruh rangkaian kegiatan tanpa terburu-buru.
Selain itu, ia memberi perhatian khusus pada peran Liaison Officer (LO) agar dibekali secara matang dan memiliki pemahaman yang seragam tentang Makassar.
Pada agenda penyambutan, ia menginginkan konsep makan malam yang lebih hangat dan interaktif dengan nuansa budaya lokal yang kuat.
Sementara untuk forum investasi, ia menegaskan pentingnya menyiapkan proyek konkret yang siap ditawarkan kepada investor.
“Jangan hanya mempertemukan tanpa hasil. Kita harus siapkan peluang investasi yang jelas,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya detail dalam penyajian kuliner dan pengalaman budaya, termasuk menghindari pengulangan menu serta menyesuaikan dengan latar belakang delegasi.
Salah satu agenda unggulan yang disiapkan adalah pengalaman Phinisi Sunset Sailing, yang dinilai lebih efektif dan berkesan dibandingkan tur kota biasa.
“Kalau waktunya terbatas, lebih baik dimaksimalkan di Kapal Pinisi dengan konsep yang kuat dan berkesan,” ujarnya.
IGS Diplomatic Tour Makassar 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, pada 23–25 Mei 2026, dengan partisipasi maksimal 30 negara.
Peserta tidak hanya berasal dari negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam, tetapi juga negara sahabat lainnya sesuai koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri.
Melalui persiapan yang matang, Pemkot Makassar berharap kegiatan ini tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga mampu menguatkan posisi Makassar sebagai kota strategis dalam diplomasi budaya dan ekonomi global. (ant/KS)




