Luwu Fokus Kembangkan Klon Unggul Kakao, Siap Jadi Sumber Bibit Nasional

MAKASSAR – Pemerintah Kabupaten Luwu mulai memperkuat pengembangan sektor perkebunan kakao dengan fokus pada budidaya berbagai klon unggul bersertifikasi guna meningkatkan produktivitas dan perekonomian petani.

Bupati Luwu Patahudding mengatakan sejumlah klon unggulan yang kini dikembangkan di daerahnya antara lain ICCRI, Buntu Batu (BB), 45, dan Sulawesi 2 (S2). Seluruhnya telah memiliki sertifikasi resmi sebagai sumber benih berkualitas.

Menurutnya, kualitas benih kakao asal Luwu kini tidak hanya diperuntukkan memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga siap menjadi sumber bibit bagi daerah lain di Indonesia.

“Kami mengajak daerah lain yang membutuhkan bibit kakao unggul untuk menjadikan Kabupaten Luwu sebagai sumber benih karena kualitas dan legalitasnya sudah terjamin,” ujarnya dalam keterangannya di Makassar, Minggu (26/4).

Sebagai bentuk keseriusan program tersebut, Patahudding turun langsung meninjau perkebunan kakao milik warga di Desa Padang Kamburi, Kecamatan Bupon. Kebun tersebut telah tersertifikasi sebagai sumber benih biji dan entres oleh Puslitkoka.

Kebun yang dikunjungi merupakan milik warga bernama H. Malle dan H. Rahman. Sertifikasi itu menjadi jaminan mutu bibit kakao yang nantinya digunakan mendukung pengembangan komoditas unggulan daerah.

Patahudding juga mengungkapkan Kabupaten Luwu mendapat dukungan besar dari pemerintah pusat melalui bantuan 8 juta bibit kakao.

“Alhamdulillah dengan adanya program dari Bapak Presiden RI Prabowo Subianto melalui Kementerian Pertanian, kita mendapatkan bantuan 8 juta bibit kakao untuk Kabupaten Luwu,” katanya.

Bibit tersebut nantinya bersumber dari kebun-kebun kakao yang telah tersertifikasi di Luwu sehingga kualitas tanamannya tetap terjaga.

Ia berharap seluruh penyuluh pertanian dan pemangku kepentingan terlibat aktif mendampingi petani agar program pengembangan kakao tersebut benar-benar memberi dampak terhadap peningkatan produksi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita ingin program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani kakao di Kabupaten Luwu,” ujarnya. (ant/MK)

READ  Pemkot Makassar Upayakan UMKM Binaan Bersaing di Pasar Global

Editor: Agus S

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER