GOWA – Pemerintah Kabupaten Gowa melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman kantor dinas tersebut guna membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gowa Ratnawati mengatakan kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan biasanya meningkat menjelang Lebaran. Karena itu, pemerintah daerah menghadirkan program GPM untuk membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.
“Gerakan Pangan Murah ini membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, apalagi menjelang Hari Raya Idul Fitri di mana harga bahan pokok biasanya meningkat,” ujarnya di Gowa, Kamis (12/3).
Menurut Ratnawati, kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat selama bulan Ramadhan.
Dalam program tersebut, pemerintah menyediakan berbagai komoditas pangan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat, seperti beras, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, tepung terigu, hingga daging ayam broiler.
“Harga yang kami berikan hari ini di bawah harga pasar karena kami memahami masyarakat membutuhkan bahan pangan dengan harga yang lebih murah untuk memenuhi kebutuhan mereka,” katanya.
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau sekaligus membantu menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah.
Sementara itu, Sekretaris PKK Kabupaten Gowa Kawaidah Alham menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah tersebut.
“Kami dari PKK sangat mendukung kegiatan ini karena merupakan salah satu upaya bersama agar pangan dan komoditas yang ada di Kabupaten Gowa dapat tersalurkan dengan baik kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran program GPM juga memberikan kemudahan bagi masyarakat Gowa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus berbelanja hingga ke Kota Makassar.
“Dengan adanya GPM seperti ini, masyarakat Gowa tidak perlu lagi ke Makassar untuk berbelanja kebutuhan pokok,” katanya.
Kawaidah berharap kegiatan Gerakan Pangan Murah dapat dilaksanakan secara rutin, bahkan jika memungkinkan digelar setiap enam bulan sekali guna membantu menjaga kestabilan harga bahan pokok di pasaran. (ant/KS)




