MAKASSAR — Universitas Muslim Indonesia (UMI) bekerja sama dengan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Lutim) akan merealisasikan pembangunan sekolah unggulan berasrama (boarding school) berbasis nilai Islam di Kawasan Balambano, Lutim.
Rektor UMI, Prof. Hambali Thalib, menyampaikan bahwa rencana ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UMI, USIM, dan Pemkab Lutim yang sebelumnya dilakukan di Malaysia. “Kami telah meninjau langsung kawasan hutan lindung dengan tujuan khusus (HLTK) seluas 714 hektare, dan sekitar 200 hektare diusulkan untuk dijadikan kawasan pendidikan terpadu,” ujarnya, Minggu (2/11/2025).
Prof. Hambali menjelaskan bahwa di area tersebut akan dibangun universitas daerah dan sekolah unggulan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, nilai-nilai Islam, dan pembentukan karakter. “Insya Allah, UMI siap berkontribusi melalui pendampingan akademik, penguatan SDM, serta pengelolaan sekolah unggulan yang berkarakter Islam dan berdaya saing global,” katanya.
Menurutnya, kerja sama ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari misi besar pendidikan Islam yang menjunjung tinggi nilai ilmu dan ibadah, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat daerah.
Sementara itu, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menegaskan bahwa kawasan Balambano akan dijadikan pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan pembentukan karakter generasi muda Lutim. “Kami ingin menghadirkan kawasan pendidikan yang unggul secara akademik dan religius, serta menanamkan akhlak dan semangat kebangsaan. Kehadiran UMI dan USIM sebagai mitra strategis akan memperkuat arah pengembangan pendidikan berkelanjutan,” ujarnya.
Irwan juga mengapresiasi dukungan kedua universitas dalam pengembangan sekolah modern yang menggabungkan keunggulan akademik, moral, dan wawasan global.
Sementara itu, perwakilan USIM Malaysia, Prof. Madya Asmaddy Haris, menyebut kerja sama ini berpotensi menjadi model kolaborasi pendidikan Islam antarnegara di Asia Tenggara. “Pembangunan terbaik adalah yang dimulai dari pendidikan. Insya Allah, kami siap berbagi pengalaman dalam pengelolaan sekolah berasrama unggulan berbasis nilai Islam,” tuturnya. (ant/KS)




