Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menegaskan pentingnya penguatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung efektivitas pemerintahan melalui kegiatan Ramadhan Leadership Camp 2026.
Kegiatan tersebut dirancang sebagai sarana pembekalan komprehensif bagi ASN lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan guna memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus memperdalam pemahaman terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan agenda strategis Pemprov Sulsel.
“Program ini meliputi pendalaman sinergi pusat dan daerah dalam pelaksanaan program strategis Asta Cita Presiden, wawasan kebangsaan, pengelolaan keuangan daerah, pengawasan, pengadaan barang dan jasa, swasembada pangan, serta pembinaan karakter dan akhlak keagamaan,” ujar Andi Sudirman Sulaiman dalam keterangannya di Makassar, Selasa (24/2/2026).
Ia menekankan bahwa penguatan kapasitas ASN menjadi faktor krusial di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks dan membutuhkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sebanyak 938 peserta mengikuti Ramadhan Leadership Camp 2026, terdiri atas 735 pejabat struktural lingkup Pemprov Sulsel, 100 kepala sekolah, 16 direksi BUMD, serta panitia pelaksana yang juga tercatat sebagai peserta kegiatan.
Selain peningkatan kompetensi teknis, pembekalan tersebut juga menitikberatkan pada pembinaan karakter dan akhlak ASN. Gubernur berharap ASN tidak hanya unggul secara administrasi dan manajerial, tetapi juga memiliki integritas serta komitmen pelayanan publik yang kuat.
“Penguatan karakter dan akhlak menjadi bagian penting agar ASN semakin profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Program yang berlangsung selama sepekan itu menghadirkan pemateri dari tingkat pusat maupun daerah. Kehadiran narasumber lintas level pemerintahan tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi, harmonisasi kebijakan, serta memastikan arah pembangunan daerah tetap sejalan dengan kebijakan nasional.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan terwujudnya birokrasi yang solid, adaptif, dan selaras dengan program strategis nasional, sehingga mampu mendorong percepatan pembangunan di daerah. (ant/KS)




