Rekor MURI Kopi Gula Aren, Bulukumba Satukan Ribuan Warga dalam Satu Cangkir Kebanggaan

BULUKUMBA – Ribuan warga Bulukumba mencatat sejarah baru dalam Festival Pinisi 2025 dengan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori minum kopi dengan gula aren terbanyak. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (25/10/2025) itu melibatkan belasan ribu peserta—jauh melampaui target awal 5.000 orang—dan menjadi simbol persatuan serta kecintaan terhadap produk lokal.

Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar rekor, tetapi representasi semangat menjaga kearifan lokal dan kebanggaan terhadap tanah sendiri.
“Ini bukti bahwa Bulukumba bukan hanya dikenal dengan laut dan tradisi maritimnya, tetapi juga kaya akan hasil bumi dan potensi pertanian. Kopi dan gula aren adalah simbol kerja keras dan cinta terhadap tanah leluhur,” ujarnya di Makassar, Rabu (29/10).

Festival Pinisi yang telah menjadi ikon daerah setiap tahun, kembali menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, petani, pelaku UMKM, komunitas kopi, dan masyarakat umum. Kegiatan ini juga menorehkan prestasi ganda melalui transaksi nontunai QRIS sebanyak 5.000 kali bekerja sama dengan Bank Sulselbar.

Bupati Andi Muchtar, yang akrab disapa Andi Utta, menyebut bahwa kopi dan gula aren memiliki makna mendalam bagi masyarakat Bulukumba. Dari pegunungan, para petani menanam dan merawat tanaman dengan tekun, menjaga warisan alam yang menjadi sumber penghidupan dan kebanggaan daerah.
“Dengan kegiatan ini, kita ingin menyampaikan pesan bahwa produk lokal Bulukumba adalah simbol kualitas dan keteguhan jati diri,” tegasnya.

Pemecahan rekor ini diinisiasi oleh Kerukunan Masyarakat Bulukumba (KM Bulukumba) melalui Badan Khusus Perwakilan (BKP) Sulawesi Selatan. Ketua BKP KM Bulukumba, Hendra Pachri, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata semangat Massikola—gotong royong dan cinta kampung halaman—yang terus hidup di mana pun masyarakat Bulukumba berada.
“Di Makassar, di luar daerah, atau di rantau, semangat kebersamaan itu tetap menyala. Ini bukti bahwa Bulukumba bisa bersatu mencatat sejarah baru,” ujarnya.

READ  KPU Makassar Bekali Pantarlih dengan BPJS Ketenagakerjaan

Festival Pinisi 2025 pun tak hanya memperkuat citra pariwisata dan ekonomi kreatif Bulukumba, tetapi juga menegaskan bahwa segelas kopi dan sejumput gula aren bisa menjadi simbol identitas dan kebanggaan daerah. (ant/KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER