MAKASSAR, KORANSULSEL – Pemerintah Kota Makassar membuka peluang kerja sama dengan perusahaan Jepang, Nihon Suido Consultants, yang menawarkan solusi manajemen banjir berbasis teknologi real-time menggunakan Blitz Geographic Information System (GIS).
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif tawaran tersebut saat pertemuan yang berlangsung Rabu (16/7). Ia menilai, sistem pemantauan banjir berbasis waktu nyata sangat dibutuhkan sebagai respons terhadap perubahan iklim dan meningkatnya intensitas hujan ekstrem di wilayah Makassar.
“Kami terbuka terhadap inovasi yang terbukti berhasil di negara lain, apalagi jika bisa memperkuat kapasitas pemerintah kota dalam mengantisipasi banjir secara terpadu,” ujarnya.
Munafri menegaskan bahwa banjir masih menjadi tantangan serius di sejumlah titik rawan genangan. Meskipun bersifat musiman, menurutnya, persoalan ini tak bisa dianggap remeh. Pemkot Makassar, kata dia, terus mencari langkah konkret yang mampu memberikan solusi jangka panjang.
“Sistem ini akan kita pelajari lebih detail, termasuk kesiapan infrastrukturnya. Harapannya, ini jadi langkah maju dalam pengelolaan risiko banjir,” jelas Munafri.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan Nihon Suido Consultants, Mr. Voukushi, memaparkan secara langsung bagaimana Blitz GIS bekerja. Sistem ini dirancang khusus untuk mendeteksi dan memantau kondisi banjir secara waktu nyata, memungkinkan pemerintah merespons cepat saat terjadi peningkatan debit air atau potensi genangan.
“Blitz GIS adalah proyek komprehensif untuk membantu kota-kota agar bebas dari banjir di masa mendatang,” kata Voukushi.
Ia menjelaskan bahwa sistem ini telah berhasil diterapkan di beberapa kota di Jepang dan Filipina. Kini, perusahaan tersebut melihat Makassar sebagai kota yang berpotensi mengadopsi sistem serupa guna memperkuat ketahanan menghadapi bencana hidrometeorologi.
Kerja sama ini masih berada pada tahap penjajakan awal. Namun, Munafri memastikan bahwa Pemkot Makassar serius mempertimbangkan teknologi tersebut sebagai bagian dari strategi membangun kota yang lebih tangguh dan nyaman bagi seluruh warganya. (ant/KS)




