Peluru Nyasar Lukai Warga di Makassar, Polisi Duga Ditembakkan Pemburu Burung

MAKASSAR, KORANSULSEL — Seorang warga berinisial AP (36) menjadi korban peluru nyasar saat sedang memandikan anaknya di teras rumah, Perumahan Citra Hertasning Inn, Jalan Aroepala, Kecamatan Manggala, Makassar. Kejadian terjadi pada Sabtu (22/6/2025) dan langsung menggegerkan warga sekitar.

Korban mengalami luka tembak di bagian leher dan langsung tersungkur. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

“Korban tidak mengalami luka parah, tapi tetap perlu perawatan. Saat ini masih dalam proses penyembuhan,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Devi Sujana kepada wartawan, Selasa (24/6/2025).

Tim Satuan Reskrim Polrestabes Makassar telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap asal proyektil yang mengenai korban. Dari hasil penyelidikan awal, peluru tersebut diduga berasal dari senapan angin yang ditembakkan secara sembarangan oleh pemburu burung di sekitar kawasan tersebut.

“Proyektil yang ditemukan di lokasi berasal dari senapan angin. Di sekitar situ memang dikenal sebagai lokasi warga berburu burung, terutama burung bangau,” jelas Devi.

Polisi menduga tembakan berasal dari arah kebun atau semak-semak yang berada tak jauh dari rumah korban. Arah tembakan dan jenis proyektil yang ditemukan mendukung hipotesis bahwa insiden ini adalah kesalahan tembak dari aktivitas perburuan liar.

“Kemungkinan besar itu salah tembak dari pemburu yang sedang membidik burung di kebun. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tambahnya.

Penyidik berencana memeriksa korban lebih lanjut setelah kondisinya membaik untuk menguatkan kronologi kejadian. Selain itu, warga sekitar juga akan dimintai keterangan guna mengidentifikasi siapa saja yang biasa melakukan perburuan di wilayah tersebut.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak sembarangan menggunakan senapan angin, apalagi di kawasan pemukiman. Peluru nyasar, sekecil apapun, dapat membahayakan keselamatan jiwa.

READ  Polda Sulsel Kerahkan 3.981 Personel Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

“Kami minta warga lebih waspada. Senapan angin itu bukan mainan. Salah sasaran bisa fatal,” tegas AKBP Devi.

Kasus ini kini ditangani secara serius oleh kepolisian, dan jika pelaku berhasil diidentifikasi, yang bersangkutan bisa dijerat dengan pasal tentang kelalaian yang mengakibatkan orang lain luka. (ant/KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER