Kapolda Sulsel Minta Personel Jaga Kepercayaan Publik, Tegaskan Integritas Harga Mati

MAKASSAR – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menegaskan seluruh personel Polri harus menjaga kepercayaan masyarakat dengan mengedepankan integritas, profesionalisme, dan pelayanan yang humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.

Pesan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Mapolda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Rabu (1/7).

“Momentum ini menandai lahirnya Polri sebagai alat negara yang memiliki tugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Kapolda mengingatkan Hari Bhayangkara menjadi tonggak sejarah berdirinya Kepolisian Negara Republik Indonesia sejak 1 Juli 1946 berdasarkan Penetapan Pemerintah Nomor 11 Tahun 1946.

Memasuki usia ke-80, menurutnya, Polri telah melewati berbagai tantangan, mulai dari mempertahankan kemerdekaan, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, hingga menghadapi dinamika perkembangan zaman yang semakin kompleks.

“Seluruh perjalanan tersebut menjadi bekal berharga bagi Polri untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, modern, berintegritas, serta semakin dipercaya oleh masyarakat,” katanya.

Djuhandhani juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polda Sulsel beserta jajaran atas dedikasi dan pengabdian dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Sulawesi Selatan.

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sulsel, Forkopimda, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, akademisi, insan pers, dan seluruh elemen masyarakat yang selama ini terus membangun sinergi bersama Polri.

Rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 juga dimeriahkan dengan atraksi dan defile personel gabungan Polda Sulsel yang menampilkan kesiapsiagaan, kedisiplinan, serta profesionalisme aparat kepolisian.

Upacara tersebut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel Sila Pulungan, jajaran Forkopimda, pejabat utama Polda Sulsel, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, akademisi, dan insan pers. (MK)

READ  DPRD Dukung Pembangunan Jembatan Kembar Barombong Atasi Kemacetan Selatan Makassar

Editor: Agus S.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER