Unhas dan FIT Jepang Kolaborasi Riset Penanganan Banjir Makassar

MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) menjalin kerja sama internasional dengan Fukuoka Institute of Technology (FIT) Jepang dalam penguatan Tri Dharma perguruan tinggi, termasuk kolaborasi riset terkait penanganan banjir di Kota Makassar.

Selain fokus pada persoalan banjir, kerja sama tersebut juga mencakup penguatan kapasitas riset, mobilitas akademik, serta pertukaran pengetahuan lintas negara.

Rektor Unhas Prof Dr Jamaluddin Jompa mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari strategi internasionalisasi yang terus diperkuat oleh Universitas Hasanuddin.

“Unhas terbuka untuk memperluas kemitraan global guna meningkatkan kualitas pendidikan dan riset. Berbagai capaian yang diraih mencerminkan komitmen untuk terus berkembang sekaligus memperluas kontribusi bagi masyarakat,” ujar Jamaluddin Jompa di Makassar, Senin (16/3).

Ia menilai kolaborasi dengan Fukuoka Institute of Technology memiliki peluang besar untuk dikembangkan lebih luas pada masa mendatang, termasuk melalui program pendidikan inovatif berbasis penelitian.

Salah satu program yang berpotensi dikembangkan adalah program double degree berbasis riset antara kedua universitas.

“Kolaborasi dengan FIT dapat berkembang lebih luas pada masa mendatang, termasuk melalui program pendidikan inovatif berbasis penelitian. Salah satu peluang yang dapat dikembangkan adalah program double degree berbasis riset,” katanya.

Jamaluddin juga menekankan pentingnya memperkuat kerja sama dengan sektor industri sebagai bagian dari pengembangan ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif terhadap kebutuhan global.

Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka peluang kemitraan dengan industri di Jepang maupun Indonesia.

Sementara itu, Dean Faculty of Socio-Environmental Studies FIT Jepang Prof Yang-Joong Yun menyampaikan bahwa Indonesia merupakan mitra strategis Jepang, termasuk dalam penguatan kerja sama pendidikan tinggi.

Ia menilai hubungan diplomatik yang kuat antara kedua negara menjadi fondasi penting bagi pengembangan kolaborasi akademik yang berkelanjutan.

READ  Pj Gubernur Sulsel Harap Warga Selayar Jaga Kerukunan Jelang Pilkada

Prof Yang-Joong Yun berharap kerja sama tersebut dapat membuka ruang pertukaran pengetahuan, inovasi teknologi, serta pengalaman akademik yang bermanfaat bagi kedua institusi.

Dalam ruang lingkup kerja sama tersebut, kedua universitas sepakat mengembangkan berbagai program kolaboratif, di antaranya pertukaran mahasiswa program sarjana dan pascasarjana, pertukaran dosen, peneliti, serta staf akademik.

Selain itu, kedua pihak juga akan melaksanakan riset bersama yang berfokus pada berbagai isu lingkungan strategis, termasuk penanganan banjir di Kota Makassar sebagai kontribusi akademik dalam mendukung solusi pembangunan perkotaan yang berkelanjutan. (ant/KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER