MAKASSAR – Universitas Hasanuddin meloloskan sebanyak 65 judul program Penelitian Multitahun Lanjutan melalui skema Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA) yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unhas Suharman Hamzah mengatakan capaian tersebut menempatkan Universitas Hasanuddin pada posisi keenam secara nasional dalam program BIMA.
“Produktivitas penelitian ini menempatkan Unhas pada posisi enam secara nasional dalam program BIMA, di bawah IPB, UGM, ITS, UI, dan Unpad,” ujarnya di Makassar, Kamis (12/3).
Menurut Suharman, skema penelitian BIMA memberikan kesempatan kepada para peneliti untuk melaksanakan riset yang dapat berlangsung lebih dari satu tahun.
Ia menjelaskan penelitian yang memperoleh pendanaan pada 2026 merupakan kelanjutan dari sebagian proposal yang telah diajukan pada tahun sebelumnya.
LPPM Unhas, kata dia, secara konsisten melakukan pendampingan dan evaluasi terhadap para peneliti agar pelaksanaan penelitian berjalan sesuai rencana.
“Sejak beberapa tahun terakhir, LPPM terus memperkuat proses monitoring dan evaluasi terhadap kemajuan penelitian, termasuk memperhatikan kelengkapan administrasi pertanggungjawaban serta capaian luaran penelitian,” katanya.
Ia menambahkan langkah tersebut penting agar penggunaan anggaran penelitian dapat dipertanggungjawabkan secara baik sekaligus menghasilkan luaran penelitian yang jelas.
Berdasarkan komposisi bidang keilmuan, pendanaan penelitian di Universitas Hasanuddin masih didominasi oleh bidang sains dan teknologi.
Riset dalam rumpun ilmu agro-maritim menempati porsi terbesar dengan kontribusi sebesar 53 persen, disusul bidang teknosains sebesar 22 persen, kesehatan sebesar 20 persen, serta ilmu sosial dan humaniora sebesar 5 persen.
Sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas penelitian, LPPM Unhas juga terus membantu para peneliti dalam proses pelaporan penelitian secara tertib.
Pendampingan tersebut mencakup penguatan administrasi hingga memastikan luaran penelitian, seperti publikasi pada jurnal ilmiah bereputasi, dapat tercapai sesuai target yang telah ditetapkan dalam proposal.
Dana Penelitian BIMA merupakan skema pendanaan riset multitahun yang diberikan kepada perguruan tinggi guna mendorong dosen dan peneliti menghasilkan penelitian berkualitas.
Melalui program tersebut, diharapkan berbagai penelitian yang dilakukan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, serta solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. (ant/KS)




