MAKASSAR – Telkomsel kembali memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) melalui program Digital Creative Entrepreneurs (DCE) 2025, yang tahun ini fokus pada penguasaan teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Inisiatif ini dirancang untuk membantu pelaku UKM Makassar meningkatkan daya saing dan memperluas pasar hingga level internasional.
GM Territory and Household Partnership Telkomsel Area Pamasuka, Deny Budianto, menjelaskan bahwa Makassar sebagai kota niaga memiliki potensi besar dalam transformasi digital. Menurutnya, perubahan pola bisnis membuat pelaku usaha tidak lagi bergantung pada pelanggan yang datang langsung ke toko, tetapi harus aktif menjangkau pasar digital melalui strategi berbasis data dan teknologi.
“Sulawesi Selatan seperti Makassar dikenal sebagai kota niaga, namun kini pola bisnis berubah karena teknologi dan kecerdasan buatan (AI),” ujarnya, Kamis. Deny menegaskan bahwa AI bukan pengganti manusia, melainkan asisten virtual yang mampu membaca tren, memproduksi konten, mengelola stok, hingga merancang promo untuk meningkatkan efisiensi dan keuntungan usaha.
Program DCE sendiri telah berjalan selama lima tahun dan terbukti mendorong ribuan UKM untuk tumbuh melalui pemanfaatan teknologi digital. Tahun ini, Telkomsel mengangkat tema “AI-Enabled SMEs Growth: How Locals Go Global” sebagai dorongan agar pelaku usaha lokal mampu menembus pasar nasional hingga internasional. Melalui pelatihan dan pendampingan, peserta diajak memahami penggunaan tools AI sederhana serta membangun jejaring kolaborasi untuk memperkuat strategi pemasaran, operasional, dan pelayanan pelanggan.
“Harapannya, peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman seremonial, tetapi juga ilmu praktis yang bisa langsung diterapkan,” kata Deny.
Salah satu peserta, Mutia Nurafni Diapati, pemilik Kira Kira Michi yang bergerak di bidang custom merchandise, menyebut program DCE sangat relevan dengan kebutuhan UKM saat ini. Ia mengaku mendapatkan banyak ilmu tentang peluang bisnis untuk go global, pemanfaatan AI, serta berbagai dukungan tools digital dari Telkomsel.
“Kita berharap DCE dapat menjangkau lebih banyak UKM lokal dan menciptakan komunitas yang berkembang serta bertumbuh bersama,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti ratusan pelaku UKM dan sejumlah komunitas strategis seperti Komunitas Olah Tenun Makassar, Indonesia Marketing Association Chapter Makassar, Universitas Hasanuddin, Inkubator Bisnis, Balai Diklat Industri Makassar, serta Inkubator UKM Makassar. Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan semangat kolaboratif untuk memanfaatkan teknologi AI sebagai akselerator bisnis lokal.
Melalui program ini, Telkomsel berharap UKM Makassar semakin siap melakukan transformasi digital dan beradaptasi dengan perubahan zaman. “Mari kita jadikan acara ini sebagai titik awal untuk bergerak bersama, membawa UKM Makassar dari lokal menuju pasar yang lebih luas, dari Indonesia Timur hingga ke dunia,” ujar Deny. (ant/KS)




