MAKASSAR, KORANSULSEL – Puluhan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kota Makassar mengikuti pelatihan pembuatan vlog sebagai strategi baru dalam memasarkan produk mereka di era digital. Kegiatan ini digelar Tim Penggerak PKK Kota Makassar selama dua hari, 15–16 Juli 2025, di Baruga Anging Mammiri.
Ketua Pokja II TP PKK Makassar, Andi Indrawaty, menyebut workshop ini sebagai langkah konkret dalam mendorong pelaku UMKM untuk lebih melek teknologi dan mampu bersaing lewat promosi kreatif di media sosial.
“Lewat vlog, pelaku usaha tak hanya mengenalkan produk, tapi juga membangun cerita dan kedekatan dengan konsumen. Ini keterampilan penting di zaman sekarang,” ujar Indrawaty, Rabu (16/7).
Selama pelatihan, para peserta dibimbing langsung oleh influencer dan konten kreator asal Makassar yang membagikan teknik membuat konten mulai dari ide, pengambilan gambar, editing, hingga optimasi unggahan. Pelatihan ini juga dirangkai dengan persiapan menuju lomba vlog bertema “Dulu Cuma Ide, Sekarang Jadi Usaha”.
Materi disampaikan dengan pendekatan praktis. Sakinah Sulaiman Umar membawakan sesi dasar vlogging dan personal branding, disusul Nurhanifah yang memberi pelatihan kepercayaan diri di depan kamera. Teknik pengambilan video dipandu oleh Wijaya Rahmat, sedangkan teknik editing video dibimbing oleh Gigi. Semua sesi disertai praktik langsung, sehingga peserta bisa langsung mengaplikasikan materi ke dalam konten usahanya.
Antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama. Mereka aktif berdiskusi dan mencoba membuat konten yang mencerminkan identitas usaha mereka masing-masing. Tak hanya membekali dari sisi teknis, pelatihan ini juga menekankan pentingnya konsistensi brand dan pemanfaatan alat bantu digital yang mudah dijangkau UMKM pemula.
Kegiatan ini juga menjadi ajang persiapan menghadapi lomba vlog UMKM yang akan diumumkan pada 9 Agustus 2025. Ketua Panitia Lomba, Lia Djabir, menjelaskan bahwa peserta akan bersaing memperebutkan hadiah uang tunai, pelatihan lanjutan, hingga promosi usaha mereka di kanal resmi PKK Kota Makassar.
PKK Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pelaku UMKM naik kelas. Tak hanya pada aspek produksi, tapi juga pada strategi pemasaran digital yang berdampak langsung pada peningkatan daya saing usaha. (ant/KS)




