GOWA, KORANSULSEL – Pemerintah Kabupaten Gowa menargetkan perputaran uang sebesar Rp10 miliar selama gelaran tahunan Beautiful Malino 2025 yang akan berlangsung selama lima hari, mulai 9 hingga 13 Juli mendatang di kawasan Puncak Wisata Malino.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gowa, Ratnawati, menyatakan target tersebut realistis, mengingat tahun sebelumnya ajang serupa menghasilkan perputaran uang mencapai Rp5,9 miliar hanya dalam tiga hari.
“Dengan durasi lima hari, kami optimistis angka Rp10 miliar bisa tercapai. Apalagi dukungan pelaku UMKM dan pengunjung semakin besar,” kata Ratnawati, Minggu (6/7/2025).
Ia menjelaskan, perputaran ekonomi berasal dari berbagai aktivitas, termasuk transaksi UMKM, kuliner, dan belanja wisatawan. Tahun ini, jumlah pelaku UMKM yang dilibatkan juga meningkat, dengan lebih dari 30 tenant disiapkan untuk meramaikan event.
“Penjualan tiket juga sudah berbasis barcode, memudahkan pengunjung dan meningkatkan profesionalisme pelaksanaan,” ujarnya. Target pengunjung pun dipatok tinggi, yakni 100 ribu orang selama lima hari pelaksanaan.
Sementara itu, Direktur Double Helix Indonesia selaku penyelenggara, Faizal Riski Tawil, mengungkapkan tema besar Beautiful Malino 2025 adalah “Colours of Culture”, yang mengangkat harmoni budaya dan kekayaan alam Malino.
“Tema ini didesain agar Beautiful Malino kembali masuk dalam jajaran 100 event nasional versi Karisma Event Nusantara (KEN) dari Kementerian Pariwisata,” jelasnya.
Selama festival, pengunjung akan disuguhkan beragam kegiatan mulai dari:
* Culinary showcase dan culture camp
* Trail run dan lomba tari
* Festival carnaval dan fashion show
* Pameran budaya, permainan tradisional, dan workshop bambu
* Cooking challenge, Malino Fashion Week, lomba menggambar, hingga storytelling
“Kami juga akan menghadirkan beberapa konsep baru yang belum pernah ada di Beautiful Malino sebelumnya. Harapannya, event ini bukan hanya mendongkrak ekonomi, tapi juga mengukuhkan Malino sebagai destinasi budaya dan wisata unggulan di Sulsel,” pungkas Faizal. (ant/KS)




