Pemkot Makassar Siapkan Seleksi Terbuka Komisioner Baznas, Jadwal Ditarget Rampung Pekan Ini

MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan tahapan seleksi terbuka calon Komisioner Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Makassar. Proses ini dipersiapkan lebih awal mengingat masa jabatan komisioner saat ini akan berakhir pada Mei mendatang.

Sekretaris Daerah Makassar Andi Zulkifly bersama panitia seleksi (pansel) menggelar pembahasan awal terkait mekanisme dan jadwal seleksi. Pertemuan tersebut turut dihadiri Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) Prof Muammar Bakry serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Makassar Muh Syarief.

Zulkifly menegaskan seluruh tahapan harus dirancang matang dan terukur agar proses berjalan transparan serta tepat waktu.

“Kita harus memastikan jadwal seleksi tersusun dengan baik, mulai dari pembukaan pendaftaran hingga tahapan asesmen. Dalam satu minggu ini sekretariat diminta menyusun rancangan jadwal untuk selanjutnya dibahas dan disetujui dalam rapat tindak lanjut pembentukan panitia seleksi,” ujarnya, Rabu.

Ia menjelaskan kewenangan pembentukan pansel berada pada Pemkot Makassar. Dari seluruh pendaftar nantinya akan disaring menjadi 10 besar untuk mengikuti tahapan tes lanjutan.

Menurutnya, proses seleksi tetap dapat berjalan paralel dengan tugas komisioner Baznas yang saat ini tengah fokus mengoptimalkan pengumpulan zakat selama Ramadan.

“Kita beri ruang agar komisioner yang ada tetap fokus menjalankan tugasnya, khususnya di bulan Ramadan. Proses seleksi tetap berjalan sesuai tahapan yang telah disepakati,” jelasnya.

Sementara itu, Kabag Kesra Makassar Muh Syarief menyampaikan pihaknya tengah menyiapkan skema teknis pendaftaran hingga pengumuman hasil seleksi administrasi. Pendaftaran direncanakan dilakukan secara daring, sedangkan pengembalian berkas dilakukan secara luring.

“Masa pengembalian berkas direncanakan berlangsung satu bulan sebelum tahapan tes. Berkas yang masuk sebelum Idul Fitri akan diverifikasi, dan pengumuman kelulusan administrasi direncanakan setelah lebaran,” katanya.

READ  Usai Dilantik, Ninuk Triyanti Zudan Silaturahmi Virtual Bersama Pengurus PKK dan Dekranasda Kabupaten/Kota se Sulsel

Adapun persyaratan seleksi masih menunggu kesepakatan final dalam rapat lanjutan.

Rektor UIM Prof Muammar Bakry selaku anggota pansel menekankan pentingnya penyesuaian jadwal dengan momentum Ramadan agar proses berjalan efektif.

“Diusulkan pembukaan pendaftaran dilakukan setelah Ramadan agar prosesnya lebih optimal,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya penguatan aspek pengembangan wakaf sebagai bagian dari visi strategis Baznas ke depan. Menurutnya, bakal calon komisioner perlu menuangkan gagasan pengembangan wakaf secara tertulis sebagai bagian dari persyaratan seleksi.

“Nanti visi dan misi pengembangan wakaf dapat dituangkan secara tertulis oleh bakal calon peserta sebagai bagian dari persyaratan seleksi,” jelasnya.

Dengan persiapan ini, Pemkot Makassar berharap seleksi komisioner Baznas berjalan profesional, terbuka, dan menghasilkan figur yang mampu memperkuat pengelolaan zakat serta pengembangan wakaf di Kota Makassar. (ant/KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER