Jembatan Kaccia Barombong Masuk Prioritas, Pemkot Makassar Targetkan Dibangun Maret 2026

MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar memprioritaskan pembangunan Jembatan Kaccia Barombong sebagai akses vital penghubung warga Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, dengan wilayah sekitarnya. Jembatan yang selama ini dikeluhkan warga karena kondisinya tidak layak tersebut ditargetkan mulai dibangun pada Maret 2026.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan keluhan masyarakat yang telah disampaikan selama bertahun-tahun kini langsung direspons dengan menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum untuk mengalokasikan anggaran pembangunan jembatan tersebut.

“Pembangunan Jembatan Kaccia di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan sekaligus peningkatan keselamatan warga,” ujar Munafri di Makassar, Jumat.

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur harus responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat, terlebih di tengah cuaca ekstrem yang melanda Kota Makassar dalam beberapa hari terakhir.

Dalam peninjauan langsung ke lokasi, Munafri melihat kondisi jembatan yang selama ini digunakan warga, termasuk anak-anak sekolah, sudah sangat memprihatinkan dan berpotensi membahayakan keselamatan.

“Ini jembatan yang setiap hari dilalui anak-anak sekolah dan warga. Kondisinya sudah sangat tidak layak, sehingga harus segera ditangani,” tuturnya.

Menurut Munafri, anggaran pembangunan Jembatan Kaccia sebenarnya telah masuk dalam perencanaan sejak tahun lalu. Dengan demikian, pelaksanaannya tinggal menunggu waktu pelaksanaan.

“Anggarannya sudah direncanakan sejak tahun lalu dan insya Allah tahun ini akan segera dikerjakan,” tambahnya.

Selama ini, warga terpaksa melintasi jembatan tersebut dengan penuh kehati-hatian, terutama saat hujan turun dan debit air sungai meningkat. Padahal, akses ini sangat vital karena berada di kawasan permukiman warga dan menjadi jalur utama bagi siswa yang menuju SMA Negeri 20 Makassar.

Selain itu, lokasi jembatan berada di ujung Kelurahan Barombong yang berbatasan dengan wilayah Kejenjeng dan Kanjilo, serta Kabupaten Gowa yang dipisahkan oleh aliran sungai, sehingga perannya sangat strategis dalam konektivitas wilayah.

READ  Polda Sulsel Larang "Sahur On The Road" selama Ramadhan

Dalam peninjauan tersebut, Munafri bahkan berjalan kaki sekitar 200 meter menuju lokasi dan meniti jembatan sepanjang kurang lebih 20 meter dengan penuh kehati-hatian untuk merasakan langsung kondisi yang dihadapi warga setiap hari.

Peninjauan langsung ini menjadi dasar kuat bagi Pemerintah Kota Makassar untuk menetapkan pembangunan Jembatan Kaccia Barombong sebagai prioritas, demi menjamin keselamatan masyarakat sekaligus memperkuat akses dan konektivitas antarwilayah. (ant/KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER