MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya mewujudkan kota yang inklusif dan toleran melalui perayaan Natal bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkot Makassar. Kegiatan ini menjadi perayaan keagamaan pertama yang digelar pemerintah kota pada tahun ini.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan bahwa nilai toleransi dan inklusivitas tidak boleh berhenti pada slogan, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
“Selama ini kita sering mengagungkan toleransi dan perbedaan. Tetapi malam ini, inklusivitas dan toleransi itu benar-benar kita lihat dan rasakan bersama,” ujar Munafri dalam perayaan Natal ASN Pemkot Makassar, Selasa (20/1/2026).
Ia menekankan bahwa perayaan Natal ini bukan sekadar memberikan kebahagiaan bagi ASN beragama Kristiani, melainkan juga menjadi simbol penghormatan dan empati antarumat beragama dalam kehidupan masyarakat yang majemuk.
Menurut Munafri, perbedaan di tengah masyarakat sejatinya hanya terletak pada keyakinan dan ideologi, bukan pada nilai kemanusiaan. Justru dari perbedaan tersebut lahir kekayaan perspektif dalam menyelesaikan persoalan bersama.
“Perbedaan di antara kita bukan untuk ditumpuk dan dibesarkan. Dari perbedaan itulah kita bisa melihat persoalan dari sudut pandang yang berbeda. Itu adalah anugerah besar dari Tuhan,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga menekankan pentingnya nilai integritas dan kejujuran yang harus dijunjung tinggi seluruh ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan. Ia menilai integritas merupakan fondasi utama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang adil, profesional, dan dipercaya publik.
“Hanya dengan integritas dan kejujuran, kita bisa menyelesaikan perbedaan tanpa melihat apa agamamu, dari mana asalmu, dan apa latar belakangmu,” tegasnya.
Ia memastikan bahwa di lingkungan Pemerintah Kota Makassar, setiap ASN memiliki hak yang sama untuk mengabdi dan menduduki posisi strategis selama memiliki kapabilitas dan kompetensi.
“Tidak boleh ada diskriminasi dalam struktur pemerintahan,” katanya.
Munafri berharap perayaan Natal ASN ini dapat menjadi momentum untuk saling mengasihi, memperkuat persaudaraan, serta mendorong kolaborasi lintas latar belakang dalam mengisi pembangunan Kota Makassar. Ia juga membuka peluang agar ke depan perayaan Natal bersama dapat dilaksanakan lebih besar dengan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham turut menyampaikan pesan kebersamaan kepada umat Kristiani dan seluruh masyarakat.
“Perayaan Natal ini bukan hanya momentum spiritual bagi umat Kristiani, tetapi juga pengingat bagi kita semua tentang pentingnya toleransi dan persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmen untuk terus menjaga harmoni, kebersamaan, serta semangat saling menghormati di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan utama Kota Makassar. (ant/KS)




