DP3A Makassar Tangani 1.222 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Sepanjang 2025

MAKASSAR — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menangani sebanyak 1.222 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sepanjang tahun 2025. Data tersebut menunjukkan perempuan dan anak masih menjadi kelompok paling rentan mengalami tindak kekerasan.

Kepala DP3A Kota Makassar, Ita Isdiana Anwar, di Makassar, Senin (5/1), mengatakan tingginya angka kasus kekerasan menjadi perhatian serius pemerintah daerah dalam memperkuat upaya pencegahan dan perlindungan.

“Perempuan dan anak masih menjadi kelompok rentan dalam kasus kekerasan. Sepanjang 2025 tercatat sebanyak 1.222 kasus yang kami tangani,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya penguatan langkah pencegahan, perlindungan, serta penanganan yang berkelanjutan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, lembaga layanan, maupun masyarakat.

Ita mengungkapkan jumlah kasus kekerasan pada 2025 mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, DP3A Kota Makassar hanya mencatat sebanyak 520 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Dari total 1.222 kasus tersebut, korban anak tercatat sebanyak 762 kasus atau sekitar 62 persen, sedangkan korban dewasa sebanyak 460 kasus atau sekitar 38 persen,” katanya.

Didampingi Kepala UPTD PPA sekaligus Manajer Kasus UPTD, Ita menjelaskan bahwa tingginya angka kasus yang tercatat tidak semata-mata menunjukkan meningkatnya tindak kekerasan. Menurutnya, data tersebut juga mencerminkan semakin terbukanya akses layanan serta optimalnya kinerja DP3A Kota Makassar dalam merespons setiap laporan yang masuk.

Ia menegaskan seluruh kasus yang tercatat merupakan laporan yang ditangani secara aktif dan transparan. Pemerintah kota, kata dia, tidak menutup-nutupi kasus kekerasan, melainkan meresponsnya melalui mekanisme penanganan yang terukur, terverifikasi, dan akuntabel.

“Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah kota dalam memberikan perlindungan nyata bagi perempuan dan anak,” ujarnya.

READ  OJK: Kinerja Perbankan di Wilayah Sulampua Stabil, Meski Pertumbuhan Melambat

Ita menambahkan data yang disampaikan merupakan catatan akhir tahun 2025 terkait penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak oleh DP3A Kota Makassar. Seluruh data tersebut telah melalui proses verifikasi dan validasi serta mendapatkan persetujuan pimpinan sebelum dipublikasikan kepada masyarakat. (ant/KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER