OJK: Kinerja Perbankan di Wilayah Sulampua Stabil, Meski Pertumbuhan Melambat

MAKASSAR, KORANSULSEL – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa kinerja perbankan di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) masih stabil hingga Mei 2025. Meskipun pertumbuhannya mengalami perlambatan dibanding tahun lalu, sektor perbankan tetap mencatatkan angka positif pada aset, Dana Pihak Ketiga (DPK), maupun penyaluran kredit.

Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin, menyebutkan aset perbankan di wilayah Sulampua tumbuh 4,49 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), dengan total nilai mencapai Rp547 triliun. Namun, angka ini menurun jika dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencatat pertumbuhan 7,07 persen (yoy).

“Pertumbuhan melambat, tapi tetap menunjukkan tren positif,” ujar Muchlasin dalam keterangannya, Jumat (tanggal sesuai kebutuhan).

Untuk penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), OJK mencatat jumlahnya mencapai Rp341,44 triliun, tumbuh 2,52 persen (yoy). Meski tetap naik, laju pertumbuhannya melambat signifikan dibandingkan Mei 2024 yang mencatat kenaikan sebesar 6,6 persen.

“Penurunan signifikan pada komponen giro menjadi penyebab utama perlambatan pertumbuhan DPK,” jelas Muchlasin.

Meski begitu, ia menekankan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap sektor perbankan tetap terjaga. Hal itu terlihat dari masih dominannya porsi tabungan dalam struktur DPK, yang mencapai 58,48 persen. Sisanya terdiri dari deposito dan giro.

“Data ini menunjukkan bahwa masyarakat lebih memilih menyimpan dana dalam bentuk yang lebih likuid,” tambahnya.

Di sisi lain, penyaluran kredit perbankan di wilayah Sulampua tumbuh 5,02 persen (yoy) atau setara Rp434,77 triliun. Pertumbuhan ini juga melambat dibandingkan periode Mei 2024 yang mencatat kenaikan 9,37 persen (yoy).

Muchlasin menegaskan bahwa perlambatan ini bukan berarti penurunan kinerja secara keseluruhan. Justru, stabilitas tetap terjaga di tengah tekanan ekonomi global dan domestik.

“Secara umum, indikator perbankan di Sulampua masih dalam kondisi yang sehat dan menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi,” tutupnya. (ant/KS)

READ  Polisi Selidiki Motif Penyerangan Bom Molotov di Kampus UNM
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER