MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan langkah strategis untuk meredam konflik sosial antarpemuda yang berulang di wilayah utara Kota Makassar, salah satunya dengan membangun sekolah baru dan menghadirkan pelatihan kerja langsung di kawasan rawan.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan pemerintah tidak hanya fokus pada pengamanan, tetapi juga memperkuat pendidikan dan kemandirian ekonomi masyarakat sebagai pendekatan jangka panjang.
“Kita akan menyiapkan program-program untuk mengatasi konflik sosial, terutama bagi para pemuda di wilayah utara,” ujarnya, Jumat.
Munafri menjelaskan, bagi anak dan remaja yang belum masuk usia kerja namun tidak bersekolah, pemerintah akan memfasilitasi pendidikan informal agar mereka tetap memperoleh ijazah dan akses pekerjaan. Sementara bagi warga dewasa yang belum memiliki keterampilan, pelatihan kerja akan dibawa langsung ke wilayah tersebut.
“Pelatihan sebagai tukang cuci AC, cuci motor, perbaikan alat elektronik, sampai pelatihan usaha untuk mendukung UMKM. Kami berupaya hadir langsung di wilayah bapak-ibu,” katanya.
Meski demikian, Munafri mengakui sejumlah pelatih masih enggan masuk ke kawasan konflik karena situasi keamanan belum sepenuhnya kondusif. Ia menilai kurangnya fasilitas pendidikan dan literasi juga menjadi salah satu akar masalah yang harus dibenahi.
Dalam kunjungan itu, Munafri memastikan rumah-rumah warga yang terbakar akibat konflik tidak akan dibiarkan tanpa bantuan.
“Pak Camat tolong dicatat, kami akan datang membantu mendirikan kembali rumah-rumah ini bersama seluruh unsur terkait,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya ketegasan aparat dalam menindak pelaku tindakan kriminal maupun provokasi yang memicu konflik. Pemerintah juga meminta warga tidak lagi terpancing ego kelompok.
“Kepada semua pihak, tegakkan aturan terhadap pelaku yang merusak perdamaian. Ini butuh ketegasan,” ujarnya.
Munafri menginstruksikan Satpol PP memperkuat operasi keamanan, termasuk memastikan ronda dan pendekatan sosial dijalankan secara maksimal. Upaya ini akan didukung penuh oleh Pemkot Makassar bersama TNI dan Polri.
“Ini tanggung jawab kita semua. Pemerintah akan terus berusaha memperbaiki keadaan. Kami minta masyarakat ikut membantu memaksimalkan seluruh upaya yang ada,” tambahnya. (ant/KS)




