Sulsel Pacu Operasional Koperasi Merah Putih, Target Aktif Penuh Akhir 2025

MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menargetkan seluruh Koperasi Merah Putih dapat beroperasi penuh pada akhir 2025. Program ini menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat ekonomi daerah melalui pemberdayaan masyarakat di sektor produktif seperti perdagangan, pertanian, dan usaha mikro.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, Andi Eka Prasetya, mengatakan pemerintah daerah tengah mempercepat proses operasionalisasi koperasi yang telah terbentuk di berbagai kabupaten dan kota. Sebagian besar ditargetkan aktif pada Oktober 2025, sementara seluruhnya beroperasi penuh sebelum tahun berakhir.

“Oktober menjadi momentum penting bagi Koperasi Merah Putih untuk mulai bergerak. Semoga koperasi ini menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat,” ujarnya di Makassar, Minggu (13/10/2025).

Menurut Andi Eka, program Koperasi Merah Putih kini memasuki fase percepatan setelah tahap pendirian selesai beberapa bulan sebelumnya. Pemerintah berupaya agar koperasi segera memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian lokal.

Pemprov Sulsel menargetkan 50 persen dari total 3.059 koperasi Merah Putih yang telah terbentuk dapat beroperasi aktif sebelum akhir 2025. Target tersebut dinilai realistis karena melibatkan dukungan lintas sektor — mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga lembaga pendamping.

Kementerian Koperasi dan UKM bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi turut memberikan dukungan teknis, pembiayaan, serta penguatan kemitraan usaha dan penyediaan sarana pendukung.

Dengan percepatan ini, Pemprov Sulsel berharap Koperasi Merah Putih menjadi wadah kemandirian ekonomi rakyat, sekaligus membuka lapangan kerja baru di tingkat lokal.

Sementara itu, pengurus Koperasi Merah Putih di Kabupaten Maros, Abd Hasan, menegaskan bahwa koperasi tidak hanya menjadi lembaga ekonomi, tetapi juga wadah gerakan sosial yang memperkuat solidaritas dan kesejahteraan bersama.

READ  BPKN imbau Masyarakat Hindari Euforia Investasi Emas

“Melalui koperasi, masyarakat diajak untuk bekerja sama, saling membantu, dan tumbuh bersama. Ini bukan sekadar urusan bisnis, tapi gerakan sosial yang membangun kemandirian,” ujarnya.

Apabila program berjalan sesuai rencana, ribuan Koperasi Merah Putih di Sulawesi Selatan diharapkan menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan dan contoh sukses pengembangan koperasi modern di Indonesia.

Koperasi Merah Putih merupakan lembaga ekonomi kerakyatan yang dibentuk pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan, berlandaskan prinsip gotong royong dan kekeluargaan. Program ini diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 21 Juli 2025 dengan tujuan memperkuat ekonomi lokal, meningkatkan ketahanan pangan, menciptakan lapangan kerja, serta memperluas akses keuangan bagi warga desa dan kelurahan. (ant/KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER