MAKASSAR – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar berhasil mencatatkan penjualan hingga Rp75 juta dalam ajang The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2025 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 1–5 Oktober 2025.
Ketua Dekranasda Makassar, Melinda Aksa, menyebut capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa produk-produk kriya lokal mampu bersaing di tingkat nasional. “Alhamdulillah, hasil penjualan mencapai Rp75 juta. Ini membanggakan karena menunjukkan bahwa produk lokal Makassar diterima pasar nasional,” ujarnya di Makassar, Senin (6/10/2025).
Selama lima hari pameran, berbagai produk khas Makassar seperti baju bodo, kain lagosi, cora la’ba, sarung sutra, hingga aksesoris etnik ludes diborong pengunjung. Gerai Dekranasda Makassar bahkan menjadi satu-satunya perwakilan dari Provinsi Sulawesi Selatan di ajang INACRAFT tahun ini. Posisi tersebut membuat booth Makassar ramai dikunjungi, baik oleh wisatawan domestik, sejumlah kepala daerah, maupun pembeli mancanegara. Setiap produk yang ditampilkan merupakan hasil karya perajin dan penjahit lokal yang telah mendapatkan pembinaan dari Dekranasda Makassar.
Melinda menjelaskan keberhasilan itu tak lepas dari kolaborasi antara pemerintah kota, Dekranasda, dan para pelaku UMKM yang terus berinovasi menjaga kualitas serta memperkuat ciri khas budaya Makassar. “Kami selalu menekankan agar para perajin tidak hanya memperhatikan keindahan, tetapi juga nilai budaya di setiap karya. Dengan begitu, setiap produk memiliki cerita dan identitas yang kuat,” tuturnya.
Keikutsertaan Makassar di ajang INACRAFT juga dinilai sebagai langkah strategis untuk memperluas jejaring pemasaran serta membuka peluang ekspor produk kriya unggulan daerah. Melinda memastikan pihaknya akan terus memberikan pelatihan, pendampingan, serta fasilitas promosi bagi perajin di berbagai kegiatan nasional maupun internasional. “Kami ingin produk-produk Makassar semakin dikenal luas, tidak hanya di Indonesia, tapi juga menembus pasar global,” tegasnya.
Capaian penjualan Rp75 juta ini menjadi bukti nyata peran Dekranasda Makassar sebagai wadah pembinaan dan promosi bagi perajin lokal. Dukungan tersebut menumbuhkan semangat baru bagi pelaku industri kreatif untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing produk khas Makassar di kancah nasional maupun internasional. (ant/KS)




