Dekranasda Makassar Studi Tiru ke Jawa Barat, Pelajari Pengembangan UMKM dan Kriya

MAKASSAR – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar melakukan studi tiru ke Provinsi Jawa Barat untuk memperkaya strategi pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan kriya lokal. Kunjungan ini dinilai menjadi langkah penting dalam membuka wawasan pengurus Dekranasda Makassar terhadap model pembinaan dan promosi perajin.

Wakil Ketua Dekranasda Makassar, Dewi Andriani, menyebut kunjungan ini sejalan dengan komitmen pihaknya untuk menghadirkan ruang kreatif yang lebih besar di Makassar.

“Kami ingin ke depan Makassar juga memiliki galeri serupa, yang dapat menampung hasil karya perajin dari tingkat kelurahan hingga kecamatan,” ujarnya, Minggu (5/10/2025).

Dalam kunjungan tersebut, rombongan melihat langsung koleksi karya UMKM dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat. Mulai dari produk kriya, fashion, kain batik, aksesoris berbahan daur ulang, hingga hasil karya perajin disabilitas. Para pengurus juga aktif berdiskusi dengan pengelola galeri, mendokumentasikan konsep penataan dan promosi, serta membeli sejumlah produk lokal sebagai bentuk dukungan.

Agenda berlanjut dengan kunjungan ke Batik Hasan di Cigadung, Bandung. Rombongan disambut hangat para pengrajin dan diperlihatkan proses pembuatan batik khas Jawa Barat, mulai dari perancangan motif, pencantingan, pewarnaan alami, hingga tahap akhir pengeringan.

Selanjutnya, rombongan meninjau Elina Keramik di kawasan Cihapit, Bandung. Di lokasi ini, para pengurus Dekranasda Makassar menyaksikan proses pembentukan keramik, pembakaran, hingga pengecatan. Koleksi keramik yang dipamerkan menampilkan desain unik dengan sentuhan modern dan tradisional.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM lokal, pengurus Dekranasda Makassar juga membeli produk batik dan keramik sebagai cinderamata sekaligus bahan inspirasi untuk diterapkan di Makassar.

Anggota Bidang Wirausaha Baru Dekranasda Jawa Barat, Ken Atik Harto, menyambut positif kunjungan ini. Ia berharap pertukaran pengalaman semacam ini menjadi momentum kolaborasi antar-daerah dalam membangun UMKM dan kriya.

READ  Kebun Raya Pucak Maros: Tempat Konservasi dan Edukasi dengan 700 Jenis Tanaman

“Dekranasda Jawa Barat sangat terbuka untuk berbagi pengalaman. Kami percaya kolaborasi seperti ini akan memperkuat jaringan antarperajin sekaligus meningkatkan kualitas produk lokal agar makin dikenal secara nasional maupun internasional,” ujarnya.

Ken menambahkan, Jawa Barat memiliki banyak produk unggulan hasil karya perajin daerah. Melalui galeri yang dibangun, pihaknya ingin memberi ruang seluas-luasnya bagi UMKM sekaligus menjadi jendela inspirasi bagi daerah lain, termasuk Makassar. (ant/KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER