Panen Raya Jagung Gowa Capai 7.153 Ton, Andil Besar untuk Ketahanan Pangan Nasional

GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, Sulawesi Selatan, kembali mencatat capaian signifikan di sektor pertanian dengan digelarnya panen raya jagung tahap ketiga. Dari lahan seluas 1.788 hektare, hasil panen kali ini menembus 7.153 ton jagung, menegaskan peran Gowa sebagai salah satu lumbung pangan strategis di kawasan timur Indonesia.

Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan pihaknya terus fokus memperkuat ketahanan pangan daerah, khususnya melalui pengembangan komoditas jagung. “Jagung adalah komoditas strategis yang menopang ekonomi Gowa. Kami memastikan bantuan pertanian dari pemerintah pusat dapat tersalurkan tepat sasaran dan berdampak langsung pada kesejahteraan petani,” ujarnya di Gowa, Minggu (28/9/2025).

Kontribusi Gowa ini sejalan dengan tren positif produksi jagung nasional. Data Kementerian Pertanian mencatat total produksi jagung Indonesia sepanjang Januari hingga Agustus 2025 telah mencapai 11,18 juta ton. Pada kuartal III saja, terjadi peningkatan sebesar 2,7 juta ton.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut capaian tersebut menjadi bukti bahwa kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo berjalan pada jalur yang tepat. Dengan harga rata-rata Rp5.500 per kilogram, nilai ekonomi jagung yang beredar di masyarakat diperkirakan mencapai Rp15 triliun.

Selain jagung, produksi padi juga mengalami lonjakan hingga tiga juta ton dengan potensi surplus empat juta ton senilai lebih dari Rp113 triliun. Ekspor singkong pun ikut meningkat, memperlihatkan geliat sektor pertanian secara keseluruhan. Menurut Amran, keberhasilan ini tidak lepas dari penyederhanaan regulasi, ketersediaan alat dan mesin pertanian, serta dukungan penuh pemerintah terhadap kebutuhan dasar petani.

“Selama kebijakan ini membawa kebahagiaan dan kesejahteraan bagi petani, kami akan terus berupaya. Insya Allah, swasembada pangan bisa kita capai tahun ini,” tegas Amran.

READ  Sulsel–Sulbar Perkuat Konektivitas Udara Makassar–Mamuju, Dorong Ekonomi Kawasan

Pemkab Gowa menaruh perhatian serius pada sektor pertanian sebagai pilar ekonomi daerah. Fokus pada jagung diyakini bukan hanya menjaga stabilitas pangan, tetapi juga meningkatkan pendapatan masyarakat pedesaan yang menggantungkan hidup dari sektor ini. (ant/KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER