MAKASSAR, KORANSULSEL – Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Dr Jamaluddin Jompa, menegaskan peran Unhas sebagai penyeimbang sekaligus motor pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Pernyataan itu disampaikan Prof Jamaluddin Jompa atau yang akrab disapa Prof JJ, saat memimpin upacara peringatan HUT ke-80 RI di Kampus Unhas, Makassar, Minggu (17/8/2025).
Ia menekankan, Unhas merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) yang berada di wilayah timur Indonesia, sementara 23 PTNBH lainnya berada di kawasan barat. Kondisi ini, kata dia, sekaligus menempatkan Unhas pada posisi strategis untuk memperkuat pengembangan SDM dan ilmu pengetahuan di wilayah timur.
“Sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, universitas tidak lagi cukup hanya melahirkan sumber daya manusia unggul, tetapi juga harus memberi dampak langsung bagi dunia industri dan masyarakat,” ujar Prof JJ.
Unhas, lanjutnya, merespons tantangan itu dengan mengarahkan hasil riset agar tidak berhenti di laboratorium atau jurnal ilmiah semata, melainkan menghasilkan solusi berkelanjutan yang dapat diimplementasikan di masyarakat. “Kami mendorong penelitian di bidang pangan untuk masuk tahap hilirisasi, inovasi kesehatan dan energi dapat dimanfaatkan langsung, serta temuan kelautan dan sosial budaya mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.
Prof JJ juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin ilmu. Menurutnya, setiap cabang ilmu pengetahuan tidak bisa lagi berjalan sendiri, karena tantangan zaman menuntut pendekatan interdisipliner. “Kita terus membangun pemahaman bahwa setiap cabang ilmu pengetahuan harus saling berkolaborasi,” tegasnya.
Dalam rangkaian upacara peringatan HUT ke-80 RI, turut diserahkan tanda kehormatan Satyalencana Karya Satya dari Presiden RI kepada 194 dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Unhas. Penghargaan tersebut terdiri atas 39 orang dengan masa pengabdian 30 tahun, 47 orang dengan masa pengabdian 20 tahun, dan 108 orang dengan masa pengabdian 10 tahun.
Selain itu, Unhas juga menyerahkan beasiswa dari dana abadi dan beasiswa Ustadz Das’ad Latief kepada sejumlah mahasiswa. Pemberian penghargaan dan beasiswa ini, menurut Prof JJ, menjadi bagian dari upaya Unhas untuk terus meningkatkan kualitas SDM dan memperkuat kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa, khususnya di Kawasan Timur Indonesia. (ant/KS)




