Wakil Ketua KPK Ingatkan Mahasiswa: Menyontek Sama dengan Korupsi

MAKASSAR, KORANSULSEL – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak mengajak mahasiswa memperkuat integritas di lingkungan kampus dengan memulai dari hal sederhana: tidak menyontek saat ujian. Menurutnya, kebiasaan curang di bangku kuliah adalah bibit perilaku koruptif yang sulit diperbaiki.

“Kurang cerdas bisa diperbaiki dengan belajar, kurang cakap bisa diatasi dengan pengalaman. Tapi kalau tidak jujur, sulit diperbaiki. Jangan nyontek, karena kebiasaan nyontek sama dengan korupsi,” ujarnya dalam kuliah umum untuk mahasiswa baru Universitas Hasanuddin, Senin (11/8).

Johanis meminta mahasiswa berani menolak ajakan menyontek dan tidak segan melaporkan tindakan curang kepada pengawas ujian. Ia juga menyinggung bentuk pelanggaran integritas lain di perguruan tinggi seperti plagiat karya ilmiah, jasa joki, mark up anggaran organisasi, hingga kegiatan fiktif berkedok KKN.

Sebagai langkah nyata, ia mendorong mahasiswa menginisiasi gerakan anti plagiat, menggelar seminar atau workshop integritas, serta memasang poster atau spanduk pesan antikorupsi di area kampus. “Kalau saat ujian ada yang bertanya, tolak. Setelah ujian, silakan berbagi ilmu. Integritas harus dibangun dari disiplin diri,” tegasnya. (ant/KS)

READ  KPU Sulsel Siap Hadapi Gugatan Hasil Pilkada Empat Daerah
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER