Dokter IDAI: Paparan Asap Rokok Tingkatkan Risiko Stunting pada Anak

JAKARTA, KORANSULSEL – Paparan asap rokok terhadap ibu hamil dan anak-anak berpotensi meningkatkan risiko stunting akibat gangguan pada proses tumbuh kembang. Hal itu disampaikan oleh dr Darmawan Budi Setyanto, Sp.A(K), dokter spesialis anak subspesialis respirologi dari Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

“Pajanan asap rokok pada ibu hamil dan anak dapat meningkatkan risiko stunting karena berbagai mekanisme biologis yang mengganggu pertumbuhan dan perkembangan,” ujar dr Darmawan, Jumat (25/7).

Ia menjelaskan, ibu hamil yang terpapar asap rokok berisiko tinggi mengalami gangguan pertumbuhan janin akibat zat berbahaya dalam rokok yang dapat memengaruhi perkembangan tulang dan jaringan tubuh janin. Selain itu, perubahan struktur dan fungsi plasenta dapat menghambat suplai oksigen dan nutrisi, sehingga menyebabkan kelahiran bayi dengan berat badan rendah (BBLR)—salah satu faktor pemicu stunting.

“Perubahan pada plasenta berdampak langsung pada pertumbuhan janin. Suplai oksigen dan nutrisi menjadi terganggu, yang berakibat pada perkembangan yang tidak optimal,” jelasnya.

Tak hanya bagi ibu hamil, anak-anak yang terpapar asap rokok juga berisiko mengalami gangguan pencernaan yang dapat menurunkan penyerapan nutrisi penting untuk pertumbuhan. Bahkan, paparan tersebut bisa menimbulkan stres kronik yang memengaruhi produksi hormon pertumbuhan.

“Anak-anak yang terpajan asap rokok juga lebih rentan terhadap infeksi saluran pernapasan berulang, yang pada akhirnya melemahkan daya tahan tubuh dan menghambat proses pertumbuhan fisik,” ujar Darmawan.

Ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan bebas asap rokok, khususnya di sekitar ibu hamil dan anak-anak, sebagai langkah preventif untuk mencegah gangguan tumbuh kembang dan stunting.

“Kesadaran kolektif dari orang-orang di sekitar sangat dibutuhkan. Edukasi mengenai bahaya asap rokok harus terus digalakkan demi melindungi generasi masa depan dari risiko pertumbuhan yang terhambat,” tutupnya. (ant/KS)

READ  Tim SAR Intensifkan Pencarian Tiga Korban Kapal Tenggelam di Perairan Tanakeke
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER