Pemilik Phinisi Rent Berguru ke Belanda, Dorong Budaya Gowes Modern di Indonesia Timur

Amsterdam– Phinisi Rent melakukan kegiatan studi ke sejumlah perusahaan penyewaan sepeda di Amsterdam, Belanda. Langkah ini menjadi bagian dari visi besar Phinisi Grup Bersinar untuk menghadirkan sistem transportasi mikro yang efisien, modern, dan berkelanjutan di darat.

Amsterdam dikenal sebagai kota dengan budaya bersepeda paling maju di dunia. Hampir di setiap sudut kota, ribuan warga menggunakan sepeda untuk aktivitas harian, mulai dari bekerja, berbelanja, hingga bersekolah. Kondisi inilah yang menginspirasi Phinisi Rent untuk mempelajari secara langsung bagaimana sistem rental sepeda dikelola dengan baik, efisien, dan mendukung gaya hidup hijau.

Dalam kegiatan tersebut, Muhammad Jabar selaku pemilik Phinisi Rent meninjau sejumlah titik penyewaan sepeda publik di pusat kota Amsterdam. Observasi difokuskan pada sistem manajemen penyewaan berbasis digital, sistem pelacakan lokasi sepeda, metode pembayaran nontunai, serta sistem keamanan dan perawatan armada. Selain itu, dilakukan pula dialog dengan beberapa pengelola lokal untuk memahami kebijakan pemerintah Belanda dalam mendukung transportasi ramah lingkungan.

“Budaya bersepeda di Belanda tidak lahir secara instan. Ini hasil dari kebijakan yang konsisten, dukungan masyarakat, dan sistem yang memudahkan pengguna. Kami ingin mengambil pembelajaran itu untuk diterapkan dalam skala yang sesuai dengan konteks Indonesia,” ujar Jabar pemilik Phinisi Rent kepada wartawan Koran Sulsel pada (9/5/25)

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hasil studi tiru ini akan menjadi dasar dalam pengembangan konsep Phinisi Smart Bike , layanan penyewaan sepeda berbasis aplikasi digital yang rencananya akan diuji coba di Kota Samarinda dan Makassar. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk menyewa sepeda melalui aplikasi, melakukan pembayaran secara digital, serta mengembalikan sepeda di titik-titik tertentu tanpa harus melalui proses manual.

READ  KPU Sulsel Agendakan Debat Kandidat Pilgub Hanya Dua Kali

Konsep Phinisi Smart Bike akan menggabungkan prinsip efisiensi, kemudahan akses, dan dukungan terhadap gaya hidup sehat. Selain itu, layanan ini juga diharapkan menjadi solusi alternatif transportasi untuk kawasan padat lalu lintas dan kawasan wisata.

“Kami ingin masyarakat melihat bersepeda bukan hanya sebagai kegiatan olahraga, tetapi sebagai cara hidup yang lebih sehat, hemat energi, dan ramah lingkungan. Phinisi Rent akan terus berinovasi agar pengalaman bersepeda menjadi bagian dari gaya hidup urban modern,” tambahnya.

Phinisi Rent merupakan salah satu unit usaha di bawah naungan Grup Bersinar, yang memiliki berbagai lini bisnis meliputi kontraktor, media, kuliner, penerbitan, hingga layanan transportasi dan event. Selain menyewakan sepeda, juga menyediakan layanan rental mobil, sepeda motor, serta peralatan kegiatan event organizer seperti handy talky (HT) dan soundsystem portable.

Melalui kegiatan studi di Amsterdam ini, Phinisi Rent menegaskan komitmennya untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan industri global. Visi yang diusung bukan sekadar memperluas bisnis, melainkan juga berkontribusi dalam membangun ekosistem transportasi ramah lingkungan di Indonesia.

“Kami ingin menjadikan pengalaman di Belanda ini sebagai inspirasi nyata bahwa bisnis yang baik bukan hanya menghasilkan keuntungan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” tutup Jabar pemilik Phinisi Rent.

Dengan langkah strategi ini, Phinisi Rent semakin mantap menjadi pelopor layanan rental sepeda modern di Indonesia, sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghidupkan budaya bersepeda sebagai simbol kemajuan dan kepedulian terhadap bumi.(Jm/KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER