Selasa, Maret 5, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sosialisasi Teknis Peraturan Perundang-Undangan untuk Meningkatkan Kualitas Konstruksi di Kabupaten Luwu Timur

MALILI, KORAN SULSEL – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang mengadakan Sosialisasi Pembekalan Teknis Peraturan Perundang-Undangan di Hotel I Lagaligo Malili pada Jumat (15/09/2023).

Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 75 peserta, yang terdiri dari pejabat pembuat komitmen (PPK) Dinas, kontraktor, dan konsultan. Sebagai narasumber, kegiatan ini mengundang Ir. H. Eddy Jaya Putra, MT., dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Staf Ahli Pembangunan, Rapiuddin Tahir, menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini atas nama Pemerintah Daerah Luwu Timur. Dia mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi langkah positif dalam merumuskan program kerja jasa konstruksi yang akan memberikan manfaat besar bagi pengembangan sektor ini.

Rapiuddin berharap bahwa melalui sosialisasi ini, para pengguna badan usaha jasa konstruksi, penyedia jasa, dan mitra kerja dapat meningkatkan pengetahuan dan kapasitas mereka dalam menyediakan jasa konstruksi yang berkualitas.

“Kami juga berharap agar Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat dalam bidang ini dapat lebih memahami tugas dan tanggung jawab mereka, sehingga dapat diterapkan dengan baik dalam lingkungan kerja masing-masing,” tambah Rapiuddin.

Kepala Dinas PUPR Luwu Timur, Syahmuddin, melaporkan bahwa para peserta akan menerima materi pembekalan teknis, yang mencakup dua topik utama yang akan disampaikan oleh narasumber. Materi ini berkaitan dengan Tertib Administrasi dan Teknis dalam Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur dan Penanganan Kontrak yang Kritis.

Syahmuddin menekankan pentingnya dua topik ini dan mengatakan, “Kedua topik ini sangat penting, itulah mengapa kami mengundang pembicara yang ahli di bidangnya untuk memberikan wawasan tentang tindakan yang dapat diambil untuk menjaga keteraturan administrasi proyek dan meminimalkan potensi masalah proyek.”

Dengan partisipasi sekitar 75 peserta, Syahmuddin menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting dan langka, terutama mengingat kesibukan narasumber Ir. H. Eddy Jaya Putra. Dia juga mengajak peserta untuk mengajukan pertanyaan kepada narasumber mengenai segala hal yang membingungkan, mengingat pengalaman luas yang dimiliki oleh narasumber tersebut. (Hms/KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular