Minggu, Mei 26, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sayap Pesawat Garuda Terbakar, Jemaah Haji Asal Makassar Dievakuasi

MAKASSAR, KORANSULSEL – Pesawat Garuda Indonesia yang ditumpangi 450 jemaah calon haji di kelompok terbang (kloter) 5, Embarkasi Makassar, mengeluarkan api pada bagian sayap kanan.

Akibatnya, pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 1105 itu kembali ke Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin untuk melakukan pendaratan darurat.

Sebelum mengeluarkan api, pesawat sempat terbang selama beberapa menit. Setelah melakukan pendaratan darurat, seluruh jemaah haji asal Kabupaten Gowa langsung dievakuasi ke Asrama Haji Sudiang Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Terbakarnya bagian sayap pesawat diduga karena kerusakan pada bagian mesin. Sayap kanan pesawat mengeluarkan api dan asap setelah diduga terbakar akibat kerusakan.

Para jemaah haji itu telah ditempatkan di ruang tunggu pemberangkatan di Gedung Mina, di Asrama Haji Sudiang Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Mereka akan kembali diberangkatkan untuk menunaikan ibadah haji menggunakan pesawat pengganti, Rabu (15/5/2024).

Sementara itu, petugas PPIH Embarkasi Makassar belum memberikan keterangan resmi atas insiden kerusakan pesawat yang ditumpangi 450 jemaah calon haji tersebut.

Pihak Garuda Indonesia menyebut kru pesawat melakukan pendaratan darurat sebagai langkah cepat guna memitigasi risiko pada aspek keselamatan dan keamanan operasional penerbangan tersebut.

“Keputusan RTB tersebut diambil oleh Pilot in Command (PIC) segera setelah pesawat lepas landas dengan mempertimbangkan kondisi kendala mesin pesawat yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut setelah diketahui adanya percikan api pada salah satu mesin. Atas kondisi itu, mesin pesawat diharuskan menjalani prosedur pengecekan secara menyeluruh sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan armada untuk dapat kembali beroperasi,” bunyi pernyataan resmi Garuda Indonesia.

“Perlu kami sampaikan bahwa penerbangan tersebut telah mendarat dengan selamat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar pada pukul 17.15 LT, dan hingga pernyataan ini disampaikan, seluruh penumpang tengah diarahkan kembali menuju asrama untuk menunggu kesiapan pesawat pengganti,” tulis pihak Garuda. (ant/KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular