Minggu, Mei 26, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pj Sekprov Andi Muhammad Arsjad Bayar Zakat Harta di Baznas Sulsel

MAKASSAR, KORANSULSEL – Pj Sekprov Sulsel, Andi Muhammad Arsjad, melakukan pembayaran zakat harta (zakat gaji) kepada petugas Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), yang disaksikan Ketua Baznas Sulsel Muh Khidri Alwi, dan pengurus Baznas Irfan Sanusi Baco.

Pembayaran zakat ini dilakukan oleh Andi Muhammad Arsjad usai mendampingi Pj Gubernur Sulsel melakukan penyerahan secara simbolik Zakat, Infak dan Shodaqoh ASN Pemerintah Provinsi Sulsel kepada Baznas Provinsi Sulsel, di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Kamis, 21 Maret 2024.

Menurut Arsjad, ini adalah sebagai bentuk komitmen yang kuat dari pemerintah provinsi yang dilakukan secara simbolik oleh Pj Gubernur Sulsel dan dirinya sebagai Pj Sekda.

“Tentu yang kita harapkan ini akan diikuti oleh seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN). Kita harus memahami bersama bahwa Baznas ini menjadi bagian dalam rangka menyukseskan program-program prioritas dari Bapak Pj Gubernur Sulsel,” kata Arsjad.

Untuk itu, lanjut Arsjad, ia berharap agar sambil beramal kita juga menjadi bagian dari program untuk menyukseskan program prioritas dari Pj Gubernur Sulsel.

Menurutnya, potensi Baznas Sulsel ini sangat besar. Karena itu, melalui kegiatan ini, ia mengajak terutama di lingkup Pemerintah Provinsi Sulsel untuk menyalurkan zakat melalui Baznas.

“Kita paham betul, untuk mendukung program pembangunan tidak cukup hanya dengan kata-kata, tidak cukup hanya dengan kekuatan pemerintah tapi kita butuh pelibatan semua pihak,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua Baznas Sulsel Muh Khidri Alwi mengatakan, sudah menjadi tugas Baznas untuk menghimpun dan menyalurkan zakat, terutama pada kaum dhuafa yang masih banyak membutuhkan bantuan. Baznas Sulsel bukan hanya untuk berzakat saja tapi juga orang yang ingin berzakat produktif seperti zakat mal, bantuan pendidikan, kesehatan, dan itu menjadi target dari Baznas Sulsel.

“Kita berharap, semoga makin banyak orang yang menyadari bahwa sebagian dari harta mereka itu ada hak dari kaum mustahiq yang harus kita berikan, karena itu adalah amanah yang Allah berikan kepada mereka dan harus dilakukan sesuai amanah untuk kaum muzakki, dan itu tujuan utama kami,” tandasnya. (HMS/KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular