Sabtu, Maret 2, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Luwu Utara Raih Penghargaan Kabupaten Sehat dari Kemenkes

MAKASSAR, KORAN SULSEL – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan menerima penghargaan penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) kategori Swasti Saba Wiwerda dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani melalui keterangannya diterima di Makassar, Rabu, mengatakan, penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat Malam Penganugerahan Tanda Penganugerahan Swasti Saba Kabupaten/ Kota Sehat dan STBM 2023, di Jakarta, Selasa malam.

“Alhamdulillah walaupun ada koreksi setelah tiga tahun berturut-turut Luwu Utara menerima penghargaan KKS Kategori Wistara, sebab 2021 pasca banjir Luwu Utara tidak diikutkan dan pada 2023 ini hasil maksimal di kategori Wiwerda. Ke depan mudah-mudahan targetnya kembali ke Wistara,” katanya.

Indah Putri mengatakan penghargaan yang diterimanya bagian dari komitmen pemerintahannya untuk memastikan bahwa Kabupaten Luwu Utara adalah kabupaten yang sehat dan layak untuk dihuni.

Dia mengaku kebutuhan masyarakat akan kehidupan yang sehat menjadi sesuatu yang tidak bisa ditawar-tawar, sehingga pemerintah hadir untuk berupaya menyiapkan pendukung dalam bentuk sarana dan lainnya.

Indah pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pemangku kepentingan terkait, khusunya Gugus Kabupaten Sehat yang telah bekerja keras.

“Terima kasih untuk semua teman-teman yang sudah bekerja keras untuk memastikan daerah kita sebagai kabupaten yang sehat dan layak dihuni. Penghargaan ini untuk seluruh warga Luwu Utara dan teman-teman yang telah bekerja keras,” ujarnya.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa urusan kesehatan merupakan urusan yang mesti menjadi perhatian pemerintah daerah.

Adanya urbanisasi dan makin tingginya jumlah penduduk kota dan diperkirakan 70 persen pada 2050 mengharuskan edukasi terhadap kesehatan menjadi fokus utama.

Termasuk, ia ungkapkan penyakit-penyakit urban seperti DBD menjadi perhatian serius bagi masyarakat perkotaan.

Ia berterima kasih kepada seluruh pihak yang sudah berkontribusi dalam mewujudkan kota sehat.

Pada malam penganugerahan itu, ada 9 tatanan yang menjadi penilaian dalam penyelenggaraan KKS di antaranya; kehidupan masyarakat sehat mandiri, permukiman dan rumah ibadat, pasar rakyat; satuan pendidikan, pariwisata, transportasi dan tertib lalu lintas, perkantoran dan perindustrian, perlindungan sosial, pencegahan dan penanganan bencana. (ANT/KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular