Jumat, Maret 1, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Gerakan Pangan Murah di Sinjai, Upaya Menjaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan

SINJAI, KORAN SULSEL – Gerakan Pangan Murah telah digelar di Kabupaten Sinjai pada 12-13 September 2023 sebagai langkah konkret dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara Badan Pangan Nasional dan Dinas Ketahanan Pangan Sinjai.

Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA), menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah ini.

Menurutnya, kegiatan ini akan membantu masyarakat memperoleh barang kebutuhan pokok dengan mudah dan harga yang terjangkau. Bupati ASA juga mencatat bahwa upaya ini mendapat perhatian dari Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, dan khususnya Presiden Republik Indonesia.

“Ini juga menjadi perhatian Pj Gubernur Sulsel dan Bapak Presiden bahwa setiap 3 bulan akan ada gerakan pangan murah yang dilaksanakan oleh Badan Pangan Nasional untuk mengurangi beban masyarakat, khususnya yang terkena dampak El Nino,” ujar Andi Seto saat membuka acara Gerakan Pangan Murah pada Selasa, 12 September 2023.

Gerakan ini menjadi lebih penting mengingat beberapa harga pangan mengalami kenaikan akibat dampak El Nino. Oleh karena itu, Bupati ASA menyampaikan rasa syukur karena berdasarkan informasi dari dinas terkait, pertanian di Sinjai masih berjalan dengan normal, dan harga pangan masih cenderung stabil.

“Kita patut bersyukur di tengah situasi yang masih normal ini, kita melaksanakan Gerakan Pangan Murah sehingga diharapkan dapat dimanfaatkan dan membantu masyarakat untuk memperoleh harga pangan yang terjangkau,” pungkasnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sinjai, Andi Himawan, melaporkan bahwa Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan dengan kerjasama bersama beberapa mitra, termasuk Perum Bulog, CV Fajar Mandiri, Tellu Silo, dan Madeceng Farm. Beberapa komoditi pangan yang tersedia dalam gerakan ini antara lain:

– Minyak bantal sebanyak 1.200 liter dengan harga Rp13.500 per liter.
– Beras Premium sebanyak 1.000 kg dengan harga Rp115.000 per sak.
– Beras Medium SPHP sebanyak 200 kg dengan harga Rp51.000 per sak.
– Gula pasir sebanyak 200 kg dengan harga Rp14.000 per kg.
– Terigu Gatot Kaca sebanyak 50 kg dijual dengan harga Rp11.000 per kg.
– Terigu Kompas sebanyak 1.000 kg dijual dengan harga Rp12.000 per kg.

Selain itu, harga beberapa komoditi pangan pokok juga mengalami penurunan, seperti buncis, lengkuas, cabe besar, tomat, cabai rawit, bawang putih, daun bawang, dan kol.

Gerakan Pangan Murah ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Sinjai, Jamaluddin, Pimpinan Forkopimda, para Kepala OPD, dan Kepala Perum Bulog Cabang Bulukumba.(KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular