Jumat, Maret 1, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dosen UNM Berkolaborasi dengan Yayasan Al Qasimiyah untuk Pelatihan Desain Grafis dan Cetak Saring

BARRU, KORAN SULSEL – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dengan menggelar pelatihan Desain Grafis dan Cetak Saring untuk santri Yayasan Al Qasimiyah di ruang workshop Balai Latihan Kerja (BLK) Yayasan Al Qasimiyah Kabupaten Barru, pada Jum’at, (22/9/2023)

Pelatihan ini difokuskan pada teknik cetak saring, yang merupakan salah satu cabang seni grafis. Teknik ini menggunakan cetakan dari bahan screen atau layar kain yang dilapisi dengan materi yang peka terhadap cahaya. Proses selanjutnya melibatkan penutupan screen dengan film (desain) yang kemudian disinar menggunakan sinar matahari atau lampu dengan suhu yang tepat. Setelahnya, screen dicuci untuk membentuk cetakan berlubang (saring) sesuai dengan desain yang dicetak. Bahan pelapis dalam teknik cetak ini biasanya disebut afdruk dan terbuat dari cairan emulsion/sintesizer.

Program pengabdian ini dijalankan oleh tim dosen UNM yang terdiri dari Dr. Muhammad Saleh Husain, M.Si. (Ketua), Muhammad Muhaemin, S.Pd., M.Pd., dan M. Muhlis Lugis, S,Pd., M.Sn (Anggota). Sebanyak 25 santri yang telah mencapai kelas 2 dan 3 Madrasah Aliyah berpartisipasi dalam pelatihan ini.

Dr. Muhammad Saleh Husain, M.Si. selaku ketua program menyatakan, tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan keterampilan dalam desain grafis dan cetak saring (sablon) kepada santri yang berada pada usia produktif.

“Semoga pelatihan ini dapat menjadi program rutin yang diterapkan di BLK Yayasan Al Qasimiyah, keterampilan yang dimiliki oleh santri diharapkan dapat menjadi modal utama ketika mereka memasuki dunia kerja”. Ujar Muhammad Saleh

Pabian, yang bertindak sebagai pengelola Yayasan Al Qasimiyah, mengucapkan terima kasih kepada Universitas Negeri Makassar atas pelaksanaan program kemitraan Masyarakat ini. Beliau berharap bahwa keterampilan yang telah diberikan akan terus dikembangkan oleh santri dan pengelola Yayasan, sehingga di masa depan, mereka dapat merintis usaha di bidang percetakan yang akan memberikan kontribusi positif terhadap operasional Yayasan tersebut. (KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular