MAKASSAR – Pembangunan preservasi ruas Jalan Moncongloe di Kabupaten Maros resmi dimulai. Proyek yang telah lama dinantikan masyarakat ini diharapkan mampu mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi sekaligus meningkatkan kelancaran arus lalu lintas di jalur penghubung Makassar dan Maros.
Bupati Maros Chaidir Syam mengatakan dimulainya pembangunan tersebut merupakan jawaban atas aspirasi masyarakat yang selama ini mengeluhkan kondisi jalan dan genangan banjir di kawasan Moncongloe.
“Warga Moncongloe mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah melakukan groundbreaking. Mudah-mudahan ini menjadi awal dari pekerjaan Jalan Moncongloe. Ini harapan besar masyarakat selama ini, alhamdulillah hari ini bisa terwujud,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Camat Moncongloe Suhartini. Menurutnya, masyarakat menyambut baik dimulainya pekerjaan karena ruas jalan tersebut selama bertahun-tahun sering tergenang air hingga mengganggu aktivitas warga.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur. Warga di sekitar juga sangat bersyukur karena selama ini inilah yang kami harapkan, pekerjaan jalan ini segera dilaksanakan dan hari ini akhirnya terwujud,” katanya.
Ia menambahkan, kawasan tersebut hampir setiap tahun dilanda banjir sehingga pembangunan jalan menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat.
“Di lokasi ini sudah cukup lama sering tergenang, bahkan hampir setiap tahun terjadi banjir,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengatakan ruas Jalan Batas Kota Makassar–Pamanjengan–Benteng Gajah memiliki peran strategis sebagai jalur penghubung Makassar dan Maros. Karena itu, peningkatan kualitas jalan diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat maupun distribusi barang.
Pembangunan ruas sepanjang sekitar 9,3 kilometer tersebut merupakan bagian dari Program Preservasi Jalan Multi Years Contract (MYC) Paket 6. Paket ini mencakup penanganan 20 ruas jalan strategis dengan total panjang 157,49 kilometer yang tersebar di sembilan kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Maros.
Secara keseluruhan, Program Multi Years Project (MYP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan didanai melalui APBD dengan nilai sekitar Rp2,5 triliun. Program tersebut menargetkan penanganan sekitar 1.400 kilometer jalan pada sekitar 100 ruas jalan provinsi di 24 kabupaten/kota selama periode 2025–2027 guna memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. (MK)
Editor: Agus S.




