MAKASSAR – Debarkasi Hasanuddin Makassar terus mengedepankan pelayanan bagi jamaah haji lanjut usia (lansia). Hingga pemulangan Kloter 28, tercatat sebanyak 1.949 jamaah lansia telah dilayani selama proses kedatangan di Tanah Air.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, mengatakan pelayanan kepada jamaah lansia menjadi salah satu prioritas dalam operasional Debarkasi Hasanuddin Makassar.
“Debarkasi Hasanuddin Makassar terus menunjukkan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji, termasuk bagi jamaah lansia yang hingga Kloter 28 tercatat sebanyak 1.949 orang,” ujarnya, Minggu (21/6).
Pada hari yang sama, Debarkasi Hasanuddin menerima kedatangan Kloter 28 asal Provinsi Gorontalo yang membawa 393 jamaah dan petugas haji.
Rombongan tersebut terdiri atas 146 jamaah laki-laki dan 247 jamaah perempuan. Seluruh jamaah dilaporkan tiba dalam kondisi baik.
Pesawat yang mengangkut jamaah Kloter 28 mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar dan menjadi bagian dari rangkaian pemulangan jamaah haji Indonesia melalui Debarkasi Hasanuddin.
Selain melayani kedatangan jamaah reguler, petugas juga memberikan perhatian khusus kepada jamaah lansia melalui layanan kesehatan, pendampingan, serta bantuan mobilitas agar proses kedatangan berjalan aman dan nyaman.
Berdasarkan data Debarkasi Hasanuddin, hingga Kloter 28 jumlah jamaah dan petugas yang telah dipulangkan melalui Embarkasi Makassar mencapai 16.728 orang.
Sementara itu, masih terdapat 5.743 jamaah dan petugas yang tergabung dalam 15 kelompok terbang yang masih berada di Tanah Suci dan menunggu jadwal kepulangan ke Indonesia.
Kloter 28 juga mencatat rentang usia jamaah yang cukup beragam. Jamaah termuda bernama Barraq Akmal Laleno asal Gorontalo berusia 17 tahun, sedangkan jamaah tertua adalah Salim Potutu Tomayahu asal Gorontalo yang berusia 85 tahun.
Debarkasi Hasanuddin Makassar memastikan seluruh proses pemulangan jamaah haji akan terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan, kenyamanan, serta pelayanan maksimal bagi seluruh jamaah, khususnya kelompok lanjut usia. (ant/MK)
Editor: Agus S




