MAKASSAR – Dinas Perpustakaan (Dispus) Kota Makassar menggelar seleksi Duta Baca Pelajar untuk seluruh jenjang pendidikan sebagai upaya meningkatkan budaya gemar membaca dan memperkuat literasi di kalangan pelajar.
Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dispus Makassar, Tulus Wulan Juni, mengatakan Duta Baca Pelajar nantinya akan membantu pemerintah mengampanyekan budaya membaca sekaligus mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) Kota Makassar.
“Tugas utama Duta Baca Pelajar nantinya sebagai figur penggerak untuk meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya pelajar, sekaligus memperkuat ekosistem literasi di Kota Makassar,” ujarnya, Senin (22/6).
Menurut Tulus, berdasarkan Pedoman Duta Baca Pelajar dari Perpustakaan Nasional RI, program kerja yang akan dijalankan meliputi kegiatan sosialisasi, pembentukan jejaring, serta berbagai aksi literasi yang dilaksanakan bersama Dinas Perpustakaan Kota Makassar.
Ia menjelaskan, program ini bertujuan menumbuhkan budaya membaca di kalangan pelajar, mengajak siswa mempromosikan perpustakaan, serta mendorong keterlibatan aktif dalam kegiatan literasi di sekolah maupun masyarakat.
Selain itu, figur pelajar terpilih akan menjadi Duta Baca Kota Makassar hingga 2027 dan berperan membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan capaian indikator literasi.
Saat ini, tahapan seleksi administrasi telah selesai dilaksanakan dengan jumlah peserta yang lolos sebanyak 50 siswa. Rinciannya terdiri atas 22 siswa tingkat SD, 20 siswa tingkat SMP, dan delapan siswa tingkat SMA.
“Tahapan selanjutnya adalah ujian tulis dan wawancara. Selain itu, peserta juga akan mengikuti seleksi penulisan esai dan presentasi,” kata Tulus.
Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar Aryati Puspasari Abady menegaskan bahwa pemilihan Duta Baca Pelajar merupakan langkah strategis dalam memperkuat budaya literasi sekaligus membentuk karakter generasi muda.
“Melalui pemilihan Duta Baca Pelajar ini, kami berharap lahir figur-figur pelajar teladan yang mampu menjadi agen perubahan dan penggerak literasi di Kota Makassar,” ujarnya.
Aryati berharap para duta baca yang terpilih nantinya dapat membantu memperluas gerakan literasi hingga ke lingkungan sekolah dan masyarakat sehingga berdampak positif terhadap peningkatan budaya membaca di Kota Makassar. (ant/MK)
Editor: Agus S




