MAKASSAR – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat citra daerah sebagai kota kreatif dan kota budaya melalui dukungan penuh terhadap Makassar International Writers Festival (MIWF) 2026.
Munafri mengatakan pemerintah memilih memperkuat kegiatan yang sudah tumbuh dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat dibanding menghadirkan agenda baru yang belum teruji keberlanjutannya.
“Kegiatan seperti inilah yang harus terus kita besarkan. Pemerintah hadir bukan untuk mengambil alih, tetapi menjadi bagian agar kegiatan ini terus tumbuh tanpa sekat dan tanpa diskriminasi,” ujarnya di Makassar, Jumat (15/5).
Festival sastra internasional tersebut turut dihadiri Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN, Konsulat Jenderal Australia, perwakilan Kementerian Kebudayaan, hingga jajaran Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikdasmen.
Menurut Munafri, dukungan terhadap MIWF menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan sektor kebudayaan dan ekonomi kreatif sekaligus memperkuat identitas Makassar sebagai kota yang inklusif, terbuka, dan memiliki daya saing internasional.
Ia menilai kehadiran pemerintah dalam MIWF menjadi simbol semakin eratnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas kreatif.
“MIWF merupakan salah satu kegiatan strategis yang mampu menghadirkan ruang interaksi inklusif, sekaligus memperkuat posisi Makassar sebagai kota budaya dan kota kreatif di tingkat global,” katanya.
Pria yang akrab disapa Appi itu juga menegaskan Pemkot Makassar membuka ruang seluas-luasnya bagi komunitas, seniman, hingga pegiat sastra untuk berkolaborasi membangun ekosistem kebudayaan yang terbuka dan berkelanjutan.
“Pemerintah ingin hadir sebagai mitra. Izinkan kami menjadi ruang untuk berdiskusi, berkolaborasi, dan menjadi bagian dalam menumbuhkan sastra serta melahirkan seniman-seniman baru di Kota Makassar,” ujarnya.
Munafri turut memberikan apresiasi kepada seluruh manajemen dan relawan MIWF yang selama ini dinilai konsisten menjaga keberlangsungan festival melalui kekuatan komunitas dan partisipasi masyarakat.
Menurutnya, kehadiran delegasi internasional pada pembukaan MIWF 2026 menjadi bukti bahwa festival tersebut semakin diperhitungkan dalam jejaring sastra dunia dan mampu membawa nama Makassar ke panggung internasional.
MIWF 2026 berlangsung selama empat hari, mulai 14 hingga 17 Mei 2026, dengan menghadirkan sedikitnya 144 program berupa diskusi, pertunjukan, lokakarya, hingga kolaborasi lintas negara.
Selain dipusatkan di Benteng Rotterdam, sejumlah rangkaian kegiatan juga digelar di Makassar Creative Hub sebagai bagian dari penguatan ruang kreatif yang difasilitasi Pemerintah Kota Makassar. (ant/MK)
Editor: Agus S




