Polisi Gencarkan Patroli untuk Tumpas Geng Motor di Makassar

MAKASSAR – Polrestabes Makassar bersama jajaran kepolisian terus menggencarkan patroli malam guna menekan aksi geng motor yang belakangan meresahkan masyarakat di sejumlah wilayah Kota Makassar.

Wakapolrestabes Makassar AKBP Andi Erma Suryono menegaskan seluruh personel diminta tetap siaga dan meningkatkan pengawasan wilayah meski kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat relatif kondusif.

“Tetap laksanakan pemantauan wilayah dan patroli secara maksimal untuk mengantisipasi aksi geng motor yang menjadi sorotan masyarakat maupun tindak kriminal lainnya,” ujarnya di Makassar, Jumat (15/5).

Ia meminta personel tidak lengah dalam menjalankan patroli serta terus meningkatkan kewaspadaan di wilayah masing-masing untuk mencegah potensi gangguan keamanan.

Patroli gabungan difokuskan di sejumlah titik rawan kriminalitas, lokasi berkumpulnya anak muda, hingga ruas jalan yang kerap dijadikan arena balap liar.

Menurutnya, kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekaligus mencegah aksi kriminal jalanan.

Selain patroli, polisi juga mengimbau masyarakat untuk aktif menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan potensi gangguan kamtibmas melalui call center 110 maupun layanan WhatsApp Bantuan Polisi.

Sementara itu, Polsek Ujung Pandang mengamankan 12 remaja yang diduga bagian dari kelompok geng motor saat patroli malam berlangsung di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Ujung Pandang.

Kapolsek Ujung Pandang Kompol Muhammad Yusuf mengatakan petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, anak panah besi, hingga petasan yang diduga akan digunakan untuk aksi perang kelompok.

“Diduga mereka ini hendak melakukan perang kelompok. Di lokasi ditemukan empat buah anak panah besi, pisau dalam jok motor, tiga petasan, dan tujuh sepeda motor,” ujarnya.

Awalnya petugas mencurigai sekelompok remaja yang berkumpul sambil mengendarai sepeda motor. Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan senjata tajam dan langsung mengamankan mereka.

READ  ACC Sulawesi Duga Ada Penyimpangan Proyek RTH CPI Makassar

“Ada delapan orang remaja diamankan lebih dulu. Setelah pengembangan di Jalan Tarakan, ada beberapa lagi yang diamankan sehingga totalnya 12 anak di bawah umur,” katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menyebut sebagian besar remaja yang diamankan masih berstatus pelajar, sementara lainnya sudah tidak bersekolah.

Seluruh remaja tersebut kini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Ujung Pandang. Polisi juga meminta orang tua mereka datang untuk diberikan pembinaan dan pengarahan terkait bahaya aksi geng motor serta kriminalitas jalanan. (ant/MK)

Editor: Agus S

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER