Puluhan UMKM Ramaikan “Andalan Ngabuburit”, Pelataran Dinas Koperasi Sulsel Diserbu Pemburu Takjil

Makassar – Sedikitnya 20 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal ambil bagian dalam kegiatan kuliner dan bazar bertajuk Andalan Ngabuburit yang digelar di pelataran parkir Dinas Koperasi dan UKM Sulawesi Selatan, Makassar.

Kegiatan ini resmi berlangsung sejak 23 Februari hingga 15 Maret 2026 dan menjadi salah satu pusat keramaian masyarakat jelang waktu berbuka puasa. Selain berburu takjil, pengunjung juga diajak untuk mendukung produk-produk lokal yang dipasarkan langsung oleh pelaku usaha daerah.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel Andi Eka Prasetya mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan pelaku UMKM dalam menggerakkan ekonomi kreatif selama Ramadan.

“Giat ini adalah bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan pelaku usaha kecil. Kami ingin pelataran ini menjadi titik temu di mana ekonomi kreatif tumbuh subur selama bulan suci, sehingga UMKM kita bisa naik kelas,” ujarnya di Makassar, Senin.

Menurut Andi Eka, Andalan Ngabuburit bukan sekadar lokasi berburu jajanan sore, melainkan panggung strategis bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar dan memperkenalkan produk mereka ke masyarakat yang lebih luas.

Puluhan gerai yang berpartisipasi menghadirkan ragam pilihan, mulai dari takjil tradisional, menu berbuka kekinian, produk kriya dan kerajinan, hingga busana Muslim. Antusiasme pengunjung terlihat sejak sore hari menjelang waktu berbuka.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Wahyu Purnama turut mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai upaya konkret dalam mendorong perputaran ekonomi lokal, khususnya sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Selama hampir tiga pekan pelaksanaan, berbagai hiburan turut meramaikan agenda, seperti ceramah agama, stand up comedy, lomba mewarnai anak, turnamen gim PUBG dan Mobile Legends, hingga talkshow bersama konten kreator Makassar.

READ  CRU Unhas Bukti Potensi Riset Klinis Kawasan Timur Indonesia

Salah satu pelaku UMKM, Dewi Yuliani, mengaku bersyukur mendapat kesempatan berjualan di ajang tersebut.

“Kami bersyukur diberi ruang untuk bisa menjajakan produk kami, apalagi di bulan Ramadan seperti sekarang yang kebutuhan juga cukup meningkat,” katanya.

Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan omzet UMKM sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Sulawesi Selatan. (ant/KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER