MAKASSAR – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang memastikan upaya pemeliharaan kanal di Kota Makassar terus diperkuat menjelang puncak musim hujan. Fokus utama diarahkan pada penataan dan pembersihan kanal agar tetap berfungsi optimal mencegah banjir.
Kepala BBWS Pompengan Jeneberang Heriantono Waluyadi mengatakan pihaknya sedang memproses rencana kolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar untuk memastikan sistem drainase berjalan sesuai kapasitas desain.
“Kami akan terus melakukan koordinasi rencana pemeliharaan kanal-kanal di Kota Makassar dan berproses untuk kolaborasi penataan serta pembersihan kanal-kanal,” ujar Heriantono, Kamis.
Selain penanganan fisik, BBWS juga berkoordinasi terkait pengoperasian pintu air dan pompa yang tersebar di kanal-kanal utama. Pengaturan ini dinilai penting untuk mengantisipasi lonjakan debit air saat hujan deras.
Menurut Heriantono, kebersihan kanal menjadi faktor kunci. Sampah dan limbah yang menumpuk kerap menjadi penyebab utama aliran air tersumbat dan menurunkan kapasitas drainase.
“Kalau kanal terjaga kebersihannya, fungsi drainase pada musim hujan bisa berjalan sesuai kapasitas desain yang ada,” katanya.
Upaya ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang yang telah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir dan akan terus dilanjutkan hingga 2026. Koordinasi dengan Pemkot Makassar disebut semakin diperkuat agar pemeliharaan berjalan terintegrasi.
Sebelumnya, BBWS Jeneberang bersama Komisi V DPR RI juga menyatakan kesiapan mendukung program penataan trotoar, kanal, dan kawasan pinggiran sungai yang digagas Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya mengurangi risiko banjir, tetapi juga memperbaiki tata ruang dan estetika kawasan perkotaan. (ant/KS)




