MAKASSAR – Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih dua penghargaan bergengsi pada Ajang Anugerah Diktisaintek 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Rektor UMI, Hambali Thalib, dalam keterangannya di Makassar, Sabtu, menyampaikan bahwa dua penghargaan tersebut masing-masing adalah Bronze Winner Anugerah Kerja Sama Diktisaintek 2025 kategori Perguruan Tinggi Swasta atas keberhasilan UMI membangun kerja sama strategis dengan dunia industri, serta Bronze Winner Anugerah Humas Diktisaintek 2025 sebagai pengakuan atas kinerja komunikasi publik dan pengelolaan informasi institusi yang profesional dan berdampak.
“Penghargaan ini merupakan bentuk kepercayaan dan apresiasi dari pemerintah serta masyarakat kepada Universitas Muslim Indonesia,” ujar Hambali Thalib.
Ia menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh civitas akademika UMI dengan dukungan penuh dari Yayasan Wakaf UMI. Menurutnya, penghargaan ini bukan hanya menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga amanah untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan, berdampak, dan berorientasi pada kepentingan publik.
“Ini bukan hanya kebanggaan institusi, tetapi juga amanah untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan, berdampak, dan berorientasi pada kepentingan publik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hambali menjelaskan bahwa penghargaan di bidang kerja sama mencerminkan keseriusan UMI dalam membangun kolaborasi berkelanjutan dengan dunia industri, pemerintah, serta berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut dinilai penting dalam mendukung pengembangan institusi, peningkatan mutu akademik, serta memastikan relevansi lulusan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Sementara itu, penghargaan di bidang kehumasan menunjukkan peran strategis Humas UMI dalam mengelola informasi, membangun citra positif institusi, serta menyampaikan capaian dan kontribusi UMI secara transparan dan akuntabel kepada publik.
Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Masrurah Mokhtar, menegaskan bahwa raihan dua penghargaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen UMI dalam memperkuat kemitraan strategis dan pengelolaan komunikasi publik yang profesional.
“Capaian ini menunjukkan bahwa UMI sebagai perguruan tinggi swasta unggul senantiasa konsisten menghadirkan inovasi, kolaborasi, serta komunikasi publik yang berdampak luas bagi masyarakat dan pembangunan nasional,” ungkapnya.
Anugerah Diktisaintek merupakan ajang penghargaan tahunan yang diberikan kepada insan dan institusi pendidikan tinggi yang dinilai berkontribusi signifikan dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi, sains, dan teknologi di Indonesia. Pada 2025, sebanyak 547 penghargaan diberikan kepada penerima dari berbagai unsur, mulai dari perguruan tinggi negeri dan swasta, LLDikti, kementerian dan lembaga, hingga insan pers dan jurnalis. (ant/KS)




