Pemkot Makassar Bedah 62 Rumah Warga Prasejahtera di Momen HUT ke-418

MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar memberikan bantuan bedah rumah kepada 62 warga prasejahtera yang tinggal di hunian tidak layak huni sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-418 Kota Makassar.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan bahwa program bedah rumah ini merupakan bentuk kepedulian nyata pemerintah terhadap masyarakat berpenghasilan rendah, agar momentum HUT kota tidak sekadar menjadi acara seremonial.

“Kita ingin HUT Kota Makassar ini bukan hanya perayaan seremonial, tapi menjadi kado besar bagi seluruh elemen masyarakat Kota Makassar. Karena yang ulang tahun sejatinya adalah mereka, Pemerintah Kota Makassar tidak lebih dari panitia perayaan HUT,” ujarnya di Makassar, Minggu.

Program sosial ini dilaksanakan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar. Sebanyak 62 unit rumah yang tidak layak huni mendapatkan bantuan rehabilitasi.

Kepala Disperkim Kota Makassar, Mahyuddin, menjelaskan bahwa dari total tersebut, 22 unit dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Makassar, sementara 40 unit lainnya berasal dari dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

“Total ada 62 rumah yang dibedah. Sebanyak 22 rumah bersumber dari APBD, sedangkan 40 lainnya memanfaatkan dukungan CSR dari sejumlah perusahaan yang peduli terhadap masyarakat,” kata Mahyuddin.

Rumah-rumah yang dibedah tersebar di beberapa wilayah, di antaranya Kecamatan Ujung Tanah, Bontoala, Tallo, dan Panakkukang. Setiap rumah penerima bantuan telah melalui proses asesmen kelayakan yang dilakukan oleh tim Disperkim bersama pemerintah setempat.

Mahyuddin menegaskan bahwa program ini difokuskan kepada masyarakat yang tergolong berpenghasilan rendah dan berada di bawah garis kemiskinan, dengan kondisi rumah yang tidak memenuhi standar kelayakan huni. Salah satu syarat utama penerima adalah kepemilikan lahan yang jelas, dibuktikan dengan sertifikat atau surat keterangan resmi.

READ  Investasi Rp3 Triliun, PSEL Makassar Dipusatkan di TPA Tamangapa

“Kami pastikan rumah yang dibedah benar-benar layak untuk dibantu,” terangnya.

Menurut Mahyuddin, pelaksanaan program bedah rumah kini sudah berjalan di lapangan dan sebagian besar pembangunan telah memasuki tahap akhir. (ant/KS)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER