BI Salurkan Rp156 Miliar Uang Layak Edar ke Pulau-Pulau Sulsel Lewat Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025

MAKASSAR – Bank Indonesia (BI) menyalurkan Rp156 miliar uang layak edar (ULE) ke sejumlah wilayah kepulauan di Sulawesi Selatan melalui Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2025, bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut (AL).

Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, Muhammad Anwar Bashori, mengatakan Sulawesi Selatan menjadi lokasi terakhir dari delapan ekspedisi ERB yang digelar sepanjang tahun 2025.

“Sulsel merupakan ekspedisi terakhir dari delapan ekspedisi di Indonesia tahun ini, dengan total uang layak edar yang disalurkan mencapai Rp156 miliar,” ujarnya saat melepas tim ERB 2025 di Dermaga Layang, Komando Daerah Angkatan Laut (Koarmada) VI Makassar, Selasa (21/10/2025).

Selama enam hari pelaksanaan, tim ERB akan menjangkau berbagai wilayah terpencil dan kepulauan, antara lain Pulau Tanakeke di Kabupaten Takalar, Pulau Kambuno, Pulau Kanalo, dan Pulau Batanglampe di Kabupaten Sinjai, serta Pulau Selayar di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Selain mengganti uang tidak layak edar (UTLE) dengan uang baru yang layak edar (ULE), kegiatan ini juga melibatkan edukasi “Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah”, yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga dan menghargai mata uang nasional.

Tak hanya itu, BI bersama TNI AL juga menggelar bakti sosial, di antaranya khitanan massal dan pemberian susu untuk pencegahan stunting bagi masyarakat di pulau-pulau tujuan.

Sementara itu, Danlantamal VI Makassar, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, memastikan kesiapan penuh pihaknya dalam mengawal ekspedisi tersebut.

“Dengan KRI Marlin, kami akan mengawal Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025 ke pulau-pulau tujuan selama enam hari perjalanan pergi-pulang,” jelasnya.

Melalui program ini, BI berharap distribusi uang Rupiah yang layak edar dapat merata hingga pelosok Nusantara, sekaligus memperkuat kedaulatan ekonomi nasional di wilayah kepulauan. (ant/KS)

READ  DJBC: Rokok Ilegal Disita hingga Oktober Sebanyak 16,50 Juta Batang
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER