MAKASSAR – Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Makassar menggelar edukasi kesehatan lingkungan bagi warga Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Makassar, Rabu (10/9/2025). Fokus utama kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman terkait sanitasi, kebersihan makanan, serta pengelolaan limbah rumah tangga.
“Edukasi ini penting untuk mencegah penyakit dari dapur hingga limbah, dan ini bagian dari rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat (pengabmas),” kata Ketua Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar, Syamsuddin.
Edukasi diberikan langsung oleh dosen dan mahasiswa yang turun ke lapangan. Mereka tak hanya menyampaikan teori, tetapi juga menghadirkan solusi praktis yang dapat diterapkan masyarakat sehari-hari. “Kegiatan ini bukan sekadar sarana transfer ilmu, tetapi juga kesempatan membangun kedekatan dengan masyarakat,” ujarnya.
Pada sesi edukasi hari kedua, peserta mendapat dua materi utama. Pertama, prinsip sanitasi makanan dan pencegahan infeksi Salmonella sp., bakteri penyebab demam tifoid. Materi ini menekankan pentingnya menjaga kebersihan saat mengolah makanan agar terhindar dari kontaminasi berbahaya. Kedua, bahaya penyakit akibat limbah rumah tangga, terutama dampaknya bagi kesehatan ibu dan anak.
Melalui kegiatan ini, Poltekkes Kemenkes Makassar meneguhkan komitmennya untuk hadir bersama masyarakat, memperkuat kemitraan dengan pemerintah, serta mendorong terciptanya lingkungan sehat dan berkelanjutan.
Lurah Banta-Bantaeng, Adi Mulyadi Jacub, mengapresiasi kontribusi perguruan tinggi tersebut. “Hal itu penting untuk membantu pengelolaan limbah sekaligus menjaga lingkungan,” ujarnya. (ant/KS)




