MAKASSAR, KORANSULSEL – Komando Daerah Militer (Kodam) XIV Hasanuddin menugaskan personel TNI untuk diperbantukan menjaga keamanan di lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Tenggara (Sultra), serta sejumlah Kejaksaan Negeri (Kejari) di wilayah tersebut. Penugasan ini ditandai dengan apel pasukan sekaligus perjanjian kerja sama strategis antara TNI dan Kejaksaan.
Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Windiyatno, menegaskan bahwa tugas pengamanan ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung stabilitas penegakan hukum. “Jadikan tugas dan pengabdian ini sebagai ladang amal. TNI berkomitmen berperan aktif menjaga stabilitas dan keamanan, khususnya di lingkungan penegakan hukum,” ujarnya di Kantor Kejati Sulsel, Rabu (27/8).
Menurutnya, penempatan personel TNI merupakan tindak lanjut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2025 tentang Perlindungan Terhadap Jaksa dalam Melaksanakan Tugas, yang diperkuat dengan Nota Kesepahaman antara Jaksa Agung dan Panglima TNI Nomor NK/6/IV/2023/TNI. Perpres tersebut menekankan perlindungan bagi jaksa dari berbagai ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (AGHT) saat menjalankan tugas.
Kepala Kejati Sulsel, Agus Salim, menyebut kerja sama ini memiliki makna strategis karena memperkuat sinergi Kejaksaan dan TNI. “Keberadaan personel TNI di lingkungan Kejati dan Kejari bersifat strategis, mengingat dinamika penegakan hukum kerap diwarnai AGHT dari pihak tertentu. Dengan langkah preventif, jaksa dapat bekerja independen tanpa tekanan,” ujarnya.
Ia menambahkan, jumlah personel TNI yang ditempatkan akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah. Kajati juga mengimbau seluruh kepala Kejari segera berkoordinasi dengan Komandan Kodim di wilayahnya. “Sinergi dengan TNI tetap diimbangi dengan pelayanan hukum yang humanis kepada masyarakat,” tegasnya.
Sebagai bentuk timbal balik, Kejati Sulsel juga siap memberikan bantuan pendampingan hukum kepada jajaran TNI apabila menghadapi kendala hukum.
Apel pasukan ini turut dihadiri jajaran pimpinan kedua institusi, di antaranya Wakajati Sulsel Robert M. Tacoy, Wakajati Sultra Sugiyanta, para kepala Kejari, Komandan Korem, dan Komandan Kodim, yang menegaskan komitmen bersama dalam mengawal kerja sama strategis tersebut. (ant/KS)




