Diskominfo Sulsel: Media Sosial Tak Bisa Gantikan Peran Media Arus Utama

MAKASSAR, KORANSULSEL – Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Sulawesi Selatan, Sultan Rakib, menegaskan bahwa media sosial tidak akan mampu menggantikan peran media arus utama (mainstream) dalam menyediakan informasi yang akurat dan terverifikasi.

Pernyataan itu ia sampaikan saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) I Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Selatan di Makassar, Minggu (10/8). Menurutnya, media arus utama justru semakin dibutuhkan masyarakat untuk mencegah penyebaran berita bohong atau hoaks.

“Jangan pernah berpikir insan pers akan dikalahkan oleh media sosial seperti Facebook atau Instagram. Tidak. Media arus utama sangat dibutuhkan untuk mencerdaskan masyarakat dan menghindarkan mereka dari hoaks,” ujar Sultan.

Ia mengakui, media anti-mainstream saat ini banyak digandrungi masyarakat karena mudah diakses lewat gawai. Namun, lanjutnya, masyarakat tetap membutuhkan media arus utama sebagai rujukan dan ruang verifikasi terhadap berbagai informasi yang beredar.

“Tanpa media arus utama, tidak ada lagi filter atau verifikasi dari ragam informasi yang tidak jelas sumbernya,” tegasnya.

Sultan juga menilai kehadiran pemerintah penting untuk menjaga eksistensi media arus utama di tengah derasnya arus informasi digital. Ia memberikan apresiasi atas terselenggaranya Musda I JMSI Sulsel yang dinilainya sebagai langkah positif bagi perkembangan jurnalistik di daerah.

“Kehadiran JMSI memberi warna baru dalam dunia jurnalistik. Ini bagian dari fungsi media sebagai pilar demokrasi sekaligus upaya kita semua untuk mencerdaskan rakyat,” kata Sultan. (ant/KS)

READ  Kadisdik Makassar Pastikan Verifikasi SPMB Berjalan Transparan
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

BERITA POPULER